FITNESS & HEALTH

Apakah Wasir karena Faktor Keturunan? Ini Penjelasan Ahli

Raka Lestari
Kamis 29 Juli 2021 / 17:41
Jakarta: Wasir atau hemoroid terjadi ketika sekelompok pembuluh darah di rektum dan di sekitar anus meradang dan membesar. Mereka dianggap wasir internal ketika terjadi di dalam rektum, dan wasir eksternal ketika muncul di kulit sekitar anus.

Orang yang berurusan dengan wasir sering mengalami gatal-gatal, nyeri, dan terkadang perdarahan. Kondisi ini cukup umum. Namun, kata Elana Maser, MD, asisten profesor gastroenterologi di Mount Sinai Hospital di New York apa yang menyebabkan wasir tidak terlalu jelas.

Menurut Dr Maser, ketika kamu mencari informasi mengenai wasir secara online, kemungkinan kamu akan menemukan faktor keturunan sebagai salah satu faktor risiko. Akan tetapi itu bukan berarti bahwa wasir merupakan kondisi genetik.

Untuk sesuatu yang dianggap genetik, harus terhubung dengan susunan DNA tubuh. Saat ini, hanya ada satu penelitian besar yang menunjukkan korelasi genetik dengan wasir. 


wasir
(Christine Lee, MD, ahli gastroenterologi di Cleveland Clinic mengatakan penyebab wasir selain genetik juga karena gaya hidup salah satunya terlalu lama duduk. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Sebuah makalah penelitian tahun 2020 yang diterbitkan dalam jurnal BMJ, terdapat data genetik dari 944.133 orang dan menemukan 102 lokasi independen dalam genom yang terhubung dengan risiko penyakit wasir.

“Namun, DNA hanyalah salah satu faktor yang mungkin untuk terjadinya wasir,” kata Christine Lee, MD, ahli gastroenterologi di Cleveland Clinic. 

"Mungkin genetik bisa berperan, karena secara genetik jika kamu memiliki pembuluh darah yang lebih lemah atau otot yang lebih lemah, maka kamu berisiko untuk mengembangkan wasir. Akan tetapi faktor gaya hidup juga memiliki peran juga.”

Menurut Dr Lee, pada dasarnya, apa pun yang memberi banyak tekanan pada rektum dapat menyebabkan wasir. Mulai dari duduk untuk waktu yang lama, kehamilan, sembelit, diare, dan bahkan menghabiskan terlalu banyak waktu di toilet.

Jadi apa yang dapat bisa kamu lakukan jika memiliki riwayat keluarga terkena wasir? Riwayat keluarga mungkin meningkatkan risiko terkena wasir, tetapi perubahan gaya hidup dapat membantu mencegahnya.

Pastikan kamu mengonsumsi cukup serat dan minum air putih setiap hari. “Secara bertahap meningkatkan asupan serat harianmu menjadi 20 hingga 30 gram sehari dapat mengurangi gejala wasir,” tutup Dr Maser.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH