FITNESS & HEALTH
Jangan Cuek! Campak Gak Kenal Umur, Orang Dewasa Juga Bisa Tertular
Aulia Putriningtias
Selasa 05 Mei 2026 / 08:05
- Faktanya, orang dewasa juga bisa banget kena campak.
- Menurut dr. Erpryta Nurdia Tetrasiwi, orang dewasa masih bisa terinfeksi penyakit campak, meski saat kecil pernah divaksin.
- Ada alasan-alasan tertentu mengapa orang dewasa juga dapat mengalami campak.
Jakarta: Jangan salah sangka dulu, kita sering banget beranggapan kalau campak itu cuma "urusan" anak kecil. Faktanya, orang dewasa juga bisa banget kena campak dan gejalanya enggak boleh disepelekan begitu saja!
Menurut Dokter spesialis penyakit dalam Eka Hospital MT Haryono, dr. Erpryta Nurdia Tetrasiwi, orang dewasa masih bisa terinfeksi penyakit campak, meski saat kecil pernah divaksin.
"Apalagi yang tidak memiliki kekebalan tubuh, dapat berisiko alami gejala lebih berat," kata dr. Tiwi dalam temu media bersama Eka Hospital di Jakarta, Kamis lalu.
Ada alasan-alasan tertentu mengapa orang dewasa juga dapat mengalami campak. Penyebabnya adalah kekebalan tubuh yang diperoleh dari vaksinasi saat kecil dapat menurun seiring bertambahnya usia.
Jika antibodi turun di bawah ambang batas perlindungan, tubuh bisa saja kembali rentan terhadap infeksi. Campak juga merupakan salah satu penyakit yang sangat menular.

("Vaksinasi pada usia dewasa berfungsi sebagai pengingat bagi sistem imun," kata dr. Erpryta Nurdia Tetrasiwi. Foto: Dok. Medcom.id/Aulia Putriningtias)
"Virus ini dapat bertahan di udara hingga dua jam setelah orang yang terinfeksi meninggalkan ruangan. Tanpa perlindungan imun, penularan di tempat kerja atau transportasi umum sangat tinggi," jelasnya.
Hal yang membedakan dengan campak anak, orang dewasa kerap lebih lama untuk pulih. Hal ini karena dewasa sering kali mengalami komplikasi sistemik, seperti pneumonia berat, radang otak, komplikasi jantung dan kebutaan.
Vaksinasi adalah salah satu cara terpenting untuk mencegah campak pada orang dewasa. Sejauh ini, tidak ada pengobatan efektif, melainkan memenuhi vaksinasi ketika dewasa.
Saat dewasa, kita bisa memenuhi vaksinasi MMR. Vaksinasi MMR ini berfungsi tidak hanya melindungi dari campak, tetapi juga gondongan dan campak jerman (rubella).
"Vaksinasi pada usia dewasa berfungsi sebagai pengingat bagi sistem imun. Apalagi, kalau belum pernah menerima vaksin campak di masa kecil, bisa mendapatkan dosis tambahan sesuai anjuran dokter spesialis penyakit dalam," tambahnya.
Ketika kita melakukan vaksinasi, bukan berarti terbebas dari campak. Namun, jika kita berinvestasi juga terhadap pemenuhan gizi dan lingkungan, maka penyerangan campak akan tertekan.
"Selain vaksinasi, menjaga imunitas tubuh dan menghindari kontak dengan individu yang menunjukkan gejala demam dan ruam tetap menjadi protokol tambahan yang penting dilakukan selama masa wabah," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Menurut Dokter spesialis penyakit dalam Eka Hospital MT Haryono, dr. Erpryta Nurdia Tetrasiwi, orang dewasa masih bisa terinfeksi penyakit campak, meski saat kecil pernah divaksin.
"Apalagi yang tidak memiliki kekebalan tubuh, dapat berisiko alami gejala lebih berat," kata dr. Tiwi dalam temu media bersama Eka Hospital di Jakarta, Kamis lalu.
Mengapa orang dewasa bisa terkena campak?
Ada alasan-alasan tertentu mengapa orang dewasa juga dapat mengalami campak. Penyebabnya adalah kekebalan tubuh yang diperoleh dari vaksinasi saat kecil dapat menurun seiring bertambahnya usia.
Jika antibodi turun di bawah ambang batas perlindungan, tubuh bisa saja kembali rentan terhadap infeksi. Campak juga merupakan salah satu penyakit yang sangat menular.

("Vaksinasi pada usia dewasa berfungsi sebagai pengingat bagi sistem imun," kata dr. Erpryta Nurdia Tetrasiwi. Foto: Dok. Medcom.id/Aulia Putriningtias)
"Virus ini dapat bertahan di udara hingga dua jam setelah orang yang terinfeksi meninggalkan ruangan. Tanpa perlindungan imun, penularan di tempat kerja atau transportasi umum sangat tinggi," jelasnya.
Hal yang membedakan dengan campak anak, orang dewasa kerap lebih lama untuk pulih. Hal ini karena dewasa sering kali mengalami komplikasi sistemik, seperti pneumonia berat, radang otak, komplikasi jantung dan kebutaan.
Bagaimana cara mencegah campak pada orang dewasa?
Vaksinasi adalah salah satu cara terpenting untuk mencegah campak pada orang dewasa. Sejauh ini, tidak ada pengobatan efektif, melainkan memenuhi vaksinasi ketika dewasa.
Saat dewasa, kita bisa memenuhi vaksinasi MMR. Vaksinasi MMR ini berfungsi tidak hanya melindungi dari campak, tetapi juga gondongan dan campak jerman (rubella).
"Vaksinasi pada usia dewasa berfungsi sebagai pengingat bagi sistem imun. Apalagi, kalau belum pernah menerima vaksin campak di masa kecil, bisa mendapatkan dosis tambahan sesuai anjuran dokter spesialis penyakit dalam," tambahnya.
Ketika kita melakukan vaksinasi, bukan berarti terbebas dari campak. Namun, jika kita berinvestasi juga terhadap pemenuhan gizi dan lingkungan, maka penyerangan campak akan tertekan.
"Selain vaksinasi, menjaga imunitas tubuh dan menghindari kontak dengan individu yang menunjukkan gejala demam dan ruam tetap menjadi protokol tambahan yang penting dilakukan selama masa wabah," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)