FITNESS & HEALTH
Kasus Campak Mengintai, Jangan Abaikan Gejala Awalnya Ini
Elang Riki Yanuar
Minggu 10 Mei 2026 / 16:00
- Holywings Peduli gelar seminar campak dan cek kesehatan gratis untuk tingkatkan kesadaran masyarakat soal penyakit menular.
- Dokter RS Siloam Semarang ingatkan bahaya campak dan pentingnya imunisasi untuk mencegah komplikasi serius.
- Ratusan warga Semarang antusias ikut edukasi campak serta layanan cek kesehatan gratis dari Holywings Peduli.
Jakarta: Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyakit campak terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui kegiatan seminar kesehatan dan layanan cek kesehatan gratis yang digelar Holywings Peduli di Helen’s Night Mart Semarang.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi saat peserta mulai memenuhi lokasi acara untuk mengikuti edukasi kesehatan sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Seminar kesehatan ini difokuskan pada edukasi mengenai penyakit campak yang hingga kini masih menjadi ancaman serius di Indonesia. Materi disampaikan langsung oleh tim dokter dari Rumah Sakit Siloam Semarang yang menjelaskan penyebab, gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan penyakit campak melalui imunisasi dan pola hidup sehat.
Dalam pemaparannya, dokter menjelaskan bahwa campak termasuk penyakit menular yang sangat mudah menyebar melalui percikan batuk maupun bersin dari penderita. Risiko penularan tidak hanya terjadi pada anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang belum memiliki kekebalan tubuh terhadap virus tersebut.
"Campak merupakan penyakit yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia hingga radang otak. Oleh karena itu, imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan dan melindungi anak-anak dari risiko penyakit yang lebih berat," ujar dr. Gratia Puspa Raisa dari RS Siloam Semarang.
Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi, dokter juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal campak. Demam tinggi, ruam merah pada kulit, batuk, pilek, dan mata merah menjadi tanda yang perlu segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan cek kesehatan massal gratis bagi warga. Pemeriksaan yang tersedia meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan laboratorium darah lengkap, hingga konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis profesional dari RS Siloam Semarang.
Program pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. Dengan pemeriksaan rutin, warga dapat lebih waspada terhadap risiko penyakit dan mengambil langkah penanganan lebih cepat.
Di sela kegiatan, Holywings Peduli juga menyerahkan bantuan alat kesehatan untuk posyandu dan posbindu di wilayah Kelurahan Tegalsari. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita dan lansia.
Andrew Susanto selaku Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di berbagai daerah.
"Kami berharap bantuan alat kesehatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kader posyandu serta posbindu dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Melalui program ini, kami ingin terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," ujar Andrew Susanto.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi mengenai penyakit menular seperti campak menjadi penting karena kasus penyebarannya masih ditemukan di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang 2026.
"Melalui kegiatan seminar dan cek kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular seperti campak. Holywings Peduli akan terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Andrew Susanto.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi, menjaga pola hidup sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah mencegah penyebaran penyakit campak di lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(ELG)
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi saat peserta mulai memenuhi lokasi acara untuk mengikuti edukasi kesehatan sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Seminar kesehatan ini difokuskan pada edukasi mengenai penyakit campak yang hingga kini masih menjadi ancaman serius di Indonesia. Materi disampaikan langsung oleh tim dokter dari Rumah Sakit Siloam Semarang yang menjelaskan penyebab, gejala, cara penularan, hingga langkah pencegahan penyakit campak melalui imunisasi dan pola hidup sehat.
Dalam pemaparannya, dokter menjelaskan bahwa campak termasuk penyakit menular yang sangat mudah menyebar melalui percikan batuk maupun bersin dari penderita. Risiko penularan tidak hanya terjadi pada anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang belum memiliki kekebalan tubuh terhadap virus tersebut.
"Campak merupakan penyakit yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia hingga radang otak. Oleh karena itu, imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penularan dan melindungi anak-anak dari risiko penyakit yang lebih berat," ujar dr. Gratia Puspa Raisa dari RS Siloam Semarang.
Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi, dokter juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal campak. Demam tinggi, ruam merah pada kulit, batuk, pilek, dan mata merah menjadi tanda yang perlu segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan cek kesehatan massal gratis bagi warga. Pemeriksaan yang tersedia meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan laboratorium darah lengkap, hingga konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga medis profesional dari RS Siloam Semarang.
Program pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. Dengan pemeriksaan rutin, warga dapat lebih waspada terhadap risiko penyakit dan mengambil langkah penanganan lebih cepat.
Di sela kegiatan, Holywings Peduli juga menyerahkan bantuan alat kesehatan untuk posyandu dan posbindu di wilayah Kelurahan Tegalsari. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita dan lansia.
Andrew Susanto selaku Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di berbagai daerah.
"Kami berharap bantuan alat kesehatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kader posyandu serta posbindu dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Melalui program ini, kami ingin terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," ujar Andrew Susanto.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi mengenai penyakit menular seperti campak menjadi penting karena kasus penyebarannya masih ditemukan di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang 2026.
"Melalui kegiatan seminar dan cek kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular seperti campak. Holywings Peduli akan terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Andrew Susanto.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi, menjaga pola hidup sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah mencegah penyebaran penyakit campak di lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)