FAMILY

Antipanik Club: Cara Atasi Biang Keringat pada Bayi Biar Tetap Happy

Yatin Suleha
Jumat 27 Maret 2026 / 17:47
Ringkasnya gini..
  • Banyak orang tua menganggap biang keringat sebagai masalah biasa.
  • Jika rasa gatal cukup mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat anti-gatal.
  • Bagaimana cara mengatasi biang keringat pada si kecil yang selalu muncul terus?
Jakarta: Biang keringat sering muncul pada bayi dan balita, terutama saat cuaca panas atau ketika tubuh terlalu lama berkeringat.

Meski terlihat ringan, kondisi ini bisa membuat anak merasa tidak nyaman, rewel, bahkan sulit tidur karena rasa gatal dan perih di kulit. 

Biang keringat merupakan bintik-bintik kecil berwarna kemerahan yang dapat menimbulkan rasa gatal serta sensasi perih atau seperti tertusuk pada kulit.

Banyak orang tua menganggap biang keringat sebagai masalah biasa, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh anak sedang kepanasan. 
 
Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala, memahami apakah kondisi ini berbahaya, serta mengetahui cara penanganan yang tepat agar kulit anak tetap sehat dan nyaman.


Dilansir dari BabyCenter, berikut ini adalah gejala biang keringat pada bayi dan balita:

Perhatikan beberapa tanda berikut:

1. Muncul bintik-bintik kecil berwarna merah atau berisi cairan saat tubuh sedang kepanasan
2. Kulit di sekitar bintik tampak kemerahan
3. Terasa gatal atau seperti tertusuk-tusuk
4. Biasanya muncul di area leher, dada, ketiak, lipatan siku, dan selangkangan
5. Tidak disertai demam atau tanda sakit lainnya.
 

Apakah biang keringat berbahaya bagi bayi dan anak-anak?



(Jika rasa gatal cukup mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat anti-gatal, seperti losion atau krim tertentu. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Biang keringat umumnya tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya, tanpa meninggalkan bekas. 
 

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:


1. Jika kelenjar keringat terinfeksi bakteri, bisa menimbulkan infeksi kulit

2. Kondisi ini tidak menular ke orang lain, tetapi bisa menyebar ke area kulit lain pada tubuh anak

3. Biang keringat merupakan tanda tubuh sedang kepanasan, yang jika dibiarkan bisa berkembang menjadi kondisi lebih serius, seperti heat exhaustion atau heat stroke

4. Pada bayi, tubuh yang terlalu panas saat tidur juga bisa meningkatkan risiko SIDS.

Biasanya biang keringat tidak terasa sakit, tetapi bisa sangat gatal. Beberapa bintik juga bisa terasa nyeri saat disentuh. Untuk mengurangi iritasi:

1. Jaga kuku anak tetap pendek, agar tidak melukai kulit saat menggaruk
2. Gunakan pakaian lengan panjang dengan penutup tangan, agar kulit tidak tergaruk saat tidur

Berikut adalah langkah utama, untuk membantu menurunkan suhu tubuh dan menjaga kulit tetap kering.

1. Pindahkan anak ke tempat yang lebih sejuk, seperti area teduh atau ruangan ber-AC
2. Kompres kulit dengan kain dingin, atau mandikan dengan air sejuk
3. Setelah mandi, biarkan kulit kering dengan sendirinya atau tepuk perlahan, hindari menggosok dengan handuk
4. Gunakan pakaian longgar, tipis, dan berbahan menyerap keringat seperti katun

Jika rasa gatal cukup mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat anti-gatal, seperti losion atau krim tertentu.

 

Hal yang sebaiknya dihindari!


Hindari penggunaan produk yang terlalu berminyak, karena bisa menyumbat pori-pori dan memperparah biang keringat


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH