FAMILY
Tanda Lahir Bayi: Lucu Sih, Tapi Kapan Harus Khawatir?
A. Firdaus
Sabtu 28 Maret 2026 / 09:11
- Tanda lahir port-wine di area wajah tertentu.
- Keputusan untuk mengangkat tanda lahir tergantung pada kondisi masing-masing.
- Tanda ini bisa saja tidak hanya terlihat di permukaan kulit.
Jakarta: Tanda lahir adalah bercak kulit yang muncul saat lahir atau sesaat setelahnya. Tanda lahir disebabkan oleh penumpukan pigmen (melanosit) atau pembuluh darah yang tidak biasa.
Tanda lahir pada bayi sering kali terlihat unik dan menggemaskan, tetapi di balik itu, tidak sedikit yang membuat orang tua merasa khawatir. Apakah tanda tersebut hanya bagian normal dari kulit, atau justru pertanda kondisi tertentu yang perlu diperiksa?
Faktanya, sebagian besar tanda lahir memang tidak berbahaya dan bisa memudar seiring waktu. Namun, ada beberapa kondisi khusus yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.
Dilansir dari BabyCenter, sebagian besar tanda lahir bersifat tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya, dalam beberapa tahun pertama kehidupan. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu mendapatkan perhatian medis.
Setiap tahun, sekitar 40.000 anak di Amerika Serikat, memiliki tanda lahir yang membutuhkan penanganan khusus. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan semua tanda lahir ke tenaga medis. Berikut beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.
Jika muncul di sekitar mata dan pipi, tanda ini bisa berhubungan dengan gangguan penglihatan, seperti glaukoma atau masalah perkembangan. Kondisi ini dikenal sebagai sindrom Sturge-Weber.
Tergantung letaknya, hemangioma dapat mengganggu proses makan, penglihatan, atau pernapasan. Dalam beberapa kasus, hemangioma juga bisa tumbuh di dalam tubuh dan memengaruhi organ. Selain itu, bisa menimbulkan perubahan pada penampilan.
Tanda ini bisa saja tidak hanya terlihat di permukaan kulit, tetapi juga memengaruhi bagian dalam, termasuk saraf dan aliran darah di sekitar sumsum tulang belakang.
Jika terdapat enam atau lebih, kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan genetik yang disebut neurofibromatosis tipe 1 (NF1). Anak dengan kondisi ini, biasanya sudah memiliki bintik sejak kecil dan jumlahnya dapat bertambah seiring waktu, serta bisa disertai gangguan belajar ringan.
Jenis ini memiliki risiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi kanker di kemudian hari, sehingga perlu pemantauan lebih ketat.
Jika terlihat menonjol atau cukup mencolok, kondisi ini dapat berdampak pada kepercayaan diri dan kondisi psikologis anak saat tumbuh besar.
Keputusan untuk mengangkat tanda lahir tergantung pada kondisi masing-masing. Beberapa kasus memang memerlukan tindakan, terutama jika mengganggu fungsi tubuh, seperti hemangioma di area sensitif.
Namun, untuk banyak kasus lainnya, dokter sering menyarankan untuk menunggu dan memantau perkembangan, karena sebagian tanda lahir bisa hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan masalah. Meski begitu, ada juga pendapat yang mendukung penanganan lebih awal, karena tidak semua tanda lahir akan memudar seiring waktu.
Jika muncul kekhawatiran, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penilaian yang tepat. Pendapat kedua juga bisa dipertimbangkan, agar lebih yakin dalam menentukan langkah terbaik.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Tanda lahir pada bayi sering kali terlihat unik dan menggemaskan, tetapi di balik itu, tidak sedikit yang membuat orang tua merasa khawatir. Apakah tanda tersebut hanya bagian normal dari kulit, atau justru pertanda kondisi tertentu yang perlu diperiksa?
Faktanya, sebagian besar tanda lahir memang tidak berbahaya dan bisa memudar seiring waktu. Namun, ada beberapa kondisi khusus yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.
Dilansir dari BabyCenter, sebagian besar tanda lahir bersifat tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya, dalam beberapa tahun pertama kehidupan. Namun, ada beberapa kondisi yang perlu mendapatkan perhatian medis.
Setiap tahun, sekitar 40.000 anak di Amerika Serikat, memiliki tanda lahir yang membutuhkan penanganan khusus. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan semua tanda lahir ke tenaga medis. Berikut beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.
1. Tanda lahir port-wine di area wajah tertentu
Jika muncul di sekitar mata dan pipi, tanda ini bisa berhubungan dengan gangguan penglihatan, seperti glaukoma atau masalah perkembangan. Kondisi ini dikenal sebagai sindrom Sturge-Weber.
2. Hemangioma berukuran besar
Tergantung letaknya, hemangioma dapat mengganggu proses makan, penglihatan, atau pernapasan. Dalam beberapa kasus, hemangioma juga bisa tumbuh di dalam tubuh dan memengaruhi organ. Selain itu, bisa menimbulkan perubahan pada penampilan.
3. Tanda lahir di bagian bawah tulang belakang
Tanda ini bisa saja tidak hanya terlihat di permukaan kulit, tetapi juga memengaruhi bagian dalam, termasuk saraf dan aliran darah di sekitar sumsum tulang belakang.
4. Bintik café au lait dalam jumlah banyak
Jika terdapat enam atau lebih, kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan genetik yang disebut neurofibromatosis tipe 1 (NF1). Anak dengan kondisi ini, biasanya sudah memiliki bintik sejak kecil dan jumlahnya dapat bertambah seiring waktu, serta bisa disertai gangguan belajar ringan.
5. Tahi lalat bawaan yang sangat besar
Jenis ini memiliki risiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi kanker di kemudian hari, sehingga perlu pemantauan lebih ketat.
6. Tanda lahir yang memengaruhi penampilan
Jika terlihat menonjol atau cukup mencolok, kondisi ini dapat berdampak pada kepercayaan diri dan kondisi psikologis anak saat tumbuh besar.
Pengangkatan tanda lahir perlu atau tidak?
Keputusan untuk mengangkat tanda lahir tergantung pada kondisi masing-masing. Beberapa kasus memang memerlukan tindakan, terutama jika mengganggu fungsi tubuh, seperti hemangioma di area sensitif.
Namun, untuk banyak kasus lainnya, dokter sering menyarankan untuk menunggu dan memantau perkembangan, karena sebagian tanda lahir bisa hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan masalah. Meski begitu, ada juga pendapat yang mendukung penanganan lebih awal, karena tidak semua tanda lahir akan memudar seiring waktu.
Jika muncul kekhawatiran, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penilaian yang tepat. Pendapat kedua juga bisa dipertimbangkan, agar lebih yakin dalam menentukan langkah terbaik.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)