FAMILY

Kapan Jantung Janin Mulai Berdetak? Ini Timeline yang Perlu Diketahui

A. Firdaus
Jumat 06 Maret 2026 / 17:22
Ringkasnya gini..
  • Jantung janin mulai menunjukkan aktivitas sejak sekitar minggu ke-4 setelah pembuahan.
  • Detak jantung janin biasanya pertama kali terdengar saat kunjungan kontrol kehamilan antara minggu ke-10.
  • Detak jantung istirahat orang dewasa umumnya berada di kisaran 60-100 detak per menit
Jakarta: Mengetahui kehamilan sering kali membuat banyak calon orang tua, menantikan satu momen penting, yaitu saat melihat atau mendengar detak jantung janin untuk pertama kalinya.

Momen ini terasa sangat emosional karena menjadi tanda, bahwa kehidupan sedang berkembang di dalam rahim. Meski begitu, proses terbentuknya jantung terjadi sangat awal dan bertahap, bahkan sebelum banyak orang menyadari sedang hamil.

Dilansir dari BabyCenter, jantung janin mulai menunjukkan aktivitas sejak sekitar minggu ke-4 setelah pembuahan, atau kira-kira minggu ke-6 dihitung dari hari pertama haid terakhir.

Pada tahap ini, yang terjadi sebenarnya masih berupa getaran sel pada tabung jantung embrio yang sedang terbentuk. Jantung belum sepenuhnya berkembang, seperti jantung manusia pada umumnya.
 
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, aktivitas awal ini disebut sebagai 'aktivitas jantung', bukan detak jantung sempurna, karena struktur jantung masih dalam tahap pembentukan.

Jantung yang berkembang ini sangat penting, karena berfungsi mengalirkan darah beroksigen dan nutrisi ke organ-organ lain yang juga sedang tumbuh dengan cepat.
 

Kapan detak jantung bisa terlihat di USG?


Sekitar 4 minggu setelah pembuahan atau 6 minggu usia kehamilan (berdasarkan haid terakhir), aktivitas jantung biasanya sudah bisa terlihat melalui pemeriksaan USG.

Jika dilakukan USG trimester pertama, misalnya karena ada riwayat komplikasi kehamilan sebelumnya, maka aktivitas jantung bisa terdeteksi lebih dini.

Pemeriksaan ini juga membantu menyaring kemungkinan kelainan jantung, terutama jika terdapat riwayat keluarga dengan masalah jantung bawaan.

Namun, jika pada USG awal aktivitas jantung belum terlihat, hal ini tidak selalu berarti ada masalah. Bisa jadi usia kehamilan masih terlalu dini atau perhitungan usia kehamilan kurang tepat. Kondisi ini cukup umum terjadi.

Jika terlihat embrio (fetal pole) tetapi tidak ada aktivitas jantung, dokter mungkin akan mengevaluasi kemungkinan keguguran, yang tidak terdeteksi atau kondisi yang dikenal sebagai blighted ovum, yaitu ketika sel telur yang telah dibuahi tidak berkembang dengan baik.

Setiap hasil USG akan dijelaskan secara individual oleh dokter atau bidan, termasuk langkah selanjutnya yang perlu dilakukan.
 

Kapan detak jantung bisa didengar?


Bagi yang tidak menjalani USG dini, detak jantung janin biasanya pertama kali terdengar saat kunjungan kontrol kehamilan antara minggu ke-10 hingga ke-16.

Dokter menggunakan alat bernama fetal doppler, yaitu perangkat kecil yang ditempelkan pada perut dengan bantuan gel untuk menangkap suara detak jantung.

Terkadang, posisi rahim, letak janin, atau bentuk perut dapat membuat detak jantung sedikit sulit ditemukan pada awal pemeriksaan.

Suara detak jantung janin juga berbeda dari detak jantung orang dewasa. Banyak yang menggambarkannya seperti suara derap kuda yang berlari cepat. Hal ini wajar karena detak jantung janin jauh lebih cepat, rata-rata 110-160 detak per menit.

Sebagai perbandingan, detak jantung istirahat orang dewasa umumnya berada di kisaran 60-100 detak per menit. Setelah usia kehamilan sekitar 20 minggu, detak jantung janin bahkan bisa didengar menggunakan stetoskop biasa.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH