FAMILY

Dari Anak hingga Dewasa, Ini Alasan Susu Tetap Jadi Andalan Nutrisi

A. Firdaus
Jumat 05 Juni 2026 / 11:27
Ringkasnya gini..
  • Momentum ini menjadi pengingat bahwa pemenuhan gizi tidak selalu harus dimulai dari langkah besar.
  • Kandungan nutrisi dalam susu memiliki manfaat yang berbeda pada setiap fase kehidupan.
  • Vitamin D dan kalsium membantu menjaga kekuatan tulang, mendukung aktivitas harian, serta menjaga daya tahan tubuh.
Jakarta: Minum susu mungkin terdengar sebagai kebiasaan sederhana. Namun di balik segelas susu, tersimpan berbagai nutrisi penting yang berperan mendukung kesehatan fisik maupun mental pada setiap tahap kehidupan.

Memperingati World Milk Day atau Hari Susu Sedunia yang diperingati setiap 1 Juni, sekaligus Hari Susu Nusantara, Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak masyarakat untuk menjadikan minum susu sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa pemenuhan gizi tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Kebiasaan sederhana seperti mengonsumsi susu secara rutin, menerapkan pola makan bergizi seimbang, dan tetap aktif bergerak dapat menjadi fondasi penting bagi kesehatan keluarga Indonesia.

Marketing Director Frisian Flag Indonesia, Intan Ayu Kartika, mengatakan membangun generasi yang sehat perlu dilakukan sejak dini melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.

"World Milk Day selalu menjadi momentum penting bagi kami untuk kembali mengajak keluarga Indonesia membangun generasi yang lebih sehat dan penuh semangat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari, termasuk minum susu," ujar Intan.

Menurutnya, kandungan nutrisi dalam susu memiliki manfaat yang berbeda pada setiap fase kehidupan. Pada masa anak-anak, kandungan Omega 3, Omega 6, dan DHA berperan dalam mendukung perkembangan otak. Sementara itu, vitamin D dan kalsium membantu menjaga kekuatan tulang, mendukung aktivitas harian, serta menjaga daya tahan tubuh.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan rantai produksi susu dari hulu hingga hilir. FFI saat ini bekerja sama dengan lebih dari 30 ribu peternak sapi perah lokal yang tergabung dalam berbagai koperasi susu di Indonesia.

Dukungan terhadap industri susu nasional semakin diperkuat dengan beroperasinya fasilitas produksi modern FFI di Cikarang sejak 2024. Pabrik seluas 25,4 hektare tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 700 juta kilogram produk susu per tahun untuk memenuhi kebutuhan konsumen di seluruh Indonesia.

Guru Besar Bidang Ilmu dan Teknologi Susu IPB, Prof. Dr. Epi Taufik, menjelaskan bahwa kualitas susu yang diterima masyarakat merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai dari peternakan hingga pengolahan modern.

"Teknologi seperti UHT membantu menjaga kualitas makro dan mikro nutrien dalam susu, sekaligus membuat produk susu lebih aman dan mudah diakses masyarakat di berbagai daerah," jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan produksi susu nasional membutuhkan kolaborasi yang erat antara peternak, industri, akademisi, dan pemerintah agar kualitas produk tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

Hal serupa dirasakan Rumini, peternak sapi perah lokal yang tergabung dalam Young Progressive Farmers Academy (YPFA) binaan Frisian Flag Indonesia. Menurutnya, peningkatan kualitas susu segar tidak lepas dari komitmen peternak dalam menerapkan praktik peternakan yang baik dan berkelanjutan.

"Saya bangga menjadi peternak perempuan yang bisa berkontribusi menghadirkan nutrisi bagi generasi Indonesia. Kami terus belajar meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu segar agar dapat mendukung masa depan yang lebih sehat," kata Rumini.

Melalui peringatan World Milk Day dan kampanye terbaru bertajuk Temani Langkahmu, Kini dan Nanti, FFI berharap semakin banyak keluarga Indonesia memahami pentingnya susu sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Sebab pada akhirnya, membangun keluarga yang sehat tidak selalu dimulai dari perubahan besar. Terkadang, langkah sederhana seperti membiasakan minum susu setiap hari dapat menjadi awal dari kualitas hidup yang lebih baik, kini dan nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH