FAMILY
Drama Kesusupan Serpihan Kayu: Cara Jinakin Si Kecil Biar Gak Ngereog Pas Dicabut
Yatin Suleha
Senin 02 Februari 2026 / 10:55
- Sebagai orang tua, penting untuk mengetahui cara mengatasi jari anak yang kesusupan.
- Kesusupan kecil sering kali bisa keluar sendiri seiring proses pengelupasan kulit alami, tetapi benda yang tertanam lebih dalam perlu ke dokter.
- Ada kemungkinan serpihan akan keluar dengan sendirinya, terutama jika anak berendam di bak mandi dan air hangat.
Jakarta: Serpihan kayu adalah salah satu cedera kecil yang sering terjadi pada anak-anak, terutama saat mereka bermain di luar ruangan, berkebun, atau bahkan saat bermain dengan mainan kayu.
Meskipun terlihat sepele, serpihan kayu yang terjebak di kulit dapat menyebabkan ketidaknyamanan, infeksi, atau bahkan risiko kesehatan yang lebih serius jika tidak ditangani dengan benar. Alih-alih membantu si kecil, eh malahan dia ngereog. Hadeuh... Enggak mau kan Moms?
Sebagai orang tua, penting untuk mengetahui cara mengatasi situasi ini secara tepat, mulai dari upaya mengeluarkan serpihan di rumah hingga kapan harus mencari bantuan medis profesional.
Penanganan yang salah bisa memperburuk luka, memperpanjang proses penyembuhan, atau bahkan membuka pintu bagi bakteri berbahaya seperti yang menyebabkan tetanus, terutama jika vaksinasi anak belum lengkap.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah langkah-langkah praktis setelah serpihan berhasil dikeluarkan, alternatif jika pengeluaran sulit dilakukan, indikasi untuk membawa anak ke dokter, serta risiko potensial yang perlu diwaspadai.

(Kesusupan kecil sering kali bisa keluar sendiri seiring proses pengelupasan kulit alami, tetapi benda yang tertanam lebih dalam atau menunjukkan tanda infeksi (merah, bengkak, nanah) harus segera ditangani dokter. Foto: Ilustrasi/Dok. Wikipedia)
1. Bersihkan area tersebut dengan sabun dan air hangat. Ini membantu menghilangkan kotoran dan bakteri.
2. Tutup area tersebut dengan lapisan tipis salep antibiotik dan perban perekat. Bersihkan area tersebut dan oleskan kembali salep dan perban beberapa kali sehari hingga sembuh. Periksa luka setiap hari untuk memastikan tidak ada tanda infeksi.
Apa yang harus dilakukan jika tidak bisa mengeluarkan serpihan atau anak tidak mau mendekatinya?
Kadang-kadang, menghilangkan serpihan sulit dilakukan di rumah, terutama jika anak takut atau serpihan terlalu kecil. Jika serpihan sangat kecil, coba biarkan selama beberapa hari.
Ada kemungkinan serpihan akan keluar dengan sendirinya, terutama jika anak berendam di bak mandi dan air hangat melonggarkan kulit di sekitarnya. Jika tidak berhasil, jangan paksa dan segera bawa ke dokter. Bawa anak ke dokter jika serpihan kayu:
- Terlalu besar untuk diangkat
- Memiliki kait atau duri, atau berbentuk melengkung
- Menyebabkan nyeri parah
- Terletak di bawah kuku jari tangan atau kaki dan tidak bisa menjangkaunya
- Dekat dengan mata anak
- Menyebabkan pendarahan yang banyak
Dokter mungkin menggunakan alat khusus seperti kaca pembesar atau anestesi lokal untuk membantu proses.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Meskipun terlihat sepele, serpihan kayu yang terjebak di kulit dapat menyebabkan ketidaknyamanan, infeksi, atau bahkan risiko kesehatan yang lebih serius jika tidak ditangani dengan benar. Alih-alih membantu si kecil, eh malahan dia ngereog. Hadeuh... Enggak mau kan Moms?
Sebagai orang tua, penting untuk mengetahui cara mengatasi situasi ini secara tepat, mulai dari upaya mengeluarkan serpihan di rumah hingga kapan harus mencari bantuan medis profesional.
Penanganan yang salah bisa memperburuk luka, memperpanjang proses penyembuhan, atau bahkan membuka pintu bagi bakteri berbahaya seperti yang menyebabkan tetanus, terutama jika vaksinasi anak belum lengkap.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah langkah-langkah praktis setelah serpihan berhasil dikeluarkan, alternatif jika pengeluaran sulit dilakukan, indikasi untuk membawa anak ke dokter, serta risiko potensial yang perlu diwaspadai.
Apa yang harus dilakukan setelah serpihan keluar?

(Kesusupan kecil sering kali bisa keluar sendiri seiring proses pengelupasan kulit alami, tetapi benda yang tertanam lebih dalam atau menunjukkan tanda infeksi (merah, bengkak, nanah) harus segera ditangani dokter. Foto: Ilustrasi/Dok. Wikipedia)
1. Bersihkan area tersebut dengan sabun dan air hangat. Ini membantu menghilangkan kotoran dan bakteri.
2. Tutup area tersebut dengan lapisan tipis salep antibiotik dan perban perekat. Bersihkan area tersebut dan oleskan kembali salep dan perban beberapa kali sehari hingga sembuh. Periksa luka setiap hari untuk memastikan tidak ada tanda infeksi.
Apa yang harus dilakukan jika tidak bisa mengeluarkan serpihan atau anak tidak mau mendekatinya?
Kadang-kadang, menghilangkan serpihan sulit dilakukan di rumah, terutama jika anak takut atau serpihan terlalu kecil. Jika serpihan sangat kecil, coba biarkan selama beberapa hari.
Ada kemungkinan serpihan akan keluar dengan sendirinya, terutama jika anak berendam di bak mandi dan air hangat melonggarkan kulit di sekitarnya. Jika tidak berhasil, jangan paksa dan segera bawa ke dokter. Bawa anak ke dokter jika serpihan kayu:
- Terlalu besar untuk diangkat
- Memiliki kait atau duri, atau berbentuk melengkung
- Menyebabkan nyeri parah
- Terletak di bawah kuku jari tangan atau kaki dan tidak bisa menjangkaunya
- Dekat dengan mata anak
- Menyebabkan pendarahan yang banyak
Dokter mungkin menggunakan alat khusus seperti kaca pembesar atau anestesi lokal untuk membantu proses.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)