FAMILY

Pejuang ASI Wajib Tahu: Solusi Puting Lecet & Bengkak, Enggak Pakai Drama!

Yatin Suleha
Minggu 21 Juni 2026 / 19:12
Ringkasnya gini..
  • Masalah fisik saat menyusui memang bisa bikin Moms stres banget.
  • Ingat ya, puting yang sakit, lecet, bahkan sampai berdarah itu sebenarnya bukan kondisi yang harus dianggap "normal" atau dibiarin aja.
  • Tapi, kalau sudah muncul tanda infeksi kayak demam atau nyeri yang menjalar ke seluruh payudara segera konsultasi ke dokter.
Jakarta: Masalah fisik saat menyusui memang bisa bikin Moms stres banget. Ingat ya, puting yang sakit, lecet, bahkan sampai berdarah itu sebenarnya bukan kondisi yang harus dianggap "normal" atau dibiarin aja.

Walaupun sering kejadian, biasanya ini jadi sinyal kalau ada yang kurang pas, terutama soal posisi atau cara bayi nempel (pelekatan) pas bayi menyusu.

Penyebab utamanya sih sering kali karena posisi menyusui yang belum tepat. Tapi, bisa juga karena faktor lain kayak infeksi jamur, salah pakai pompa ASI, ukuran corong (flange) yang enggak pas, kulit kering, atau eksim.
 
Sebisa mungkin, tetap lanjut menyusui ya supaya payudara enggak bengkak. 

Tapi, kalau sudah muncul tanda infeksi kayak demam atau nyeri yang menjalar ke seluruh payudara, sebaiknya jangan ditunda dan segera konsultasi ke dokter atau konselor laktasi, ya!

Masalah lain yang umum terjadi adalah pembengkakan payudara atau engorgement. 

Kondisi ini ditandai dengan payudara terasa keras, penuh, bengkak, dan nyeri. Biasanya terjadi pada awal masa menyusui ketika produksi ASI masih menyesuaikan kebutuhan bayi.


(Jika penyumbatan tidak membaik dalam satu atau dua hari, kondisi ini bisa berkembang menjadi mastitis, yaitu peradangan pada jaringan payudara yang bisa disertai infeksi. Segera konsultasikan ke dokter ya Moms. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Dilansir dari BabyCenter, pembengkakan ringan umumnya akan membaik dalam 24 hingga 48 jam. Namun, jika terasa sangat nyeri atau disertai demam, perlu perhatian lebih lanjut.

Untuk meredakan pembengkakan, ASI bisa diperah secukupnya agar payudara terasa lebih nyaman.

Menyusui secara teratur, memijat payudara dengan lembut saat menyusui, serta menggunakan kompres dingin untuk mengurangi nyeri dapat membantu. 

Kompres hangat sebelum menyusui juga bisa membantu melancarkan aliran ASI.

Saluran ASI tersumbat juga sering muncul bersamaan dengan pembengkakan. Gejalanya berupa benjolan keras dan nyeri pada payudara. Area tersebut bisa terasa hangat dan tampak kemerahan.

Penyumbatan biasanya terjadi karena ASI tidak keluar dengan optimal. Terus menyusui dan memijat lembut area yang tersumbat sangat dianjurkan. Istirahat cukup dan asupan cairan yang baik juga membantu proses pemulihan.

Jika penyumbatan tidak membaik dalam satu atau dua hari, kondisi ini bisa berkembang menjadi mastitis, yaitu peradangan pada jaringan payudara yang bisa disertai infeksi. 
 
Mastitis ditandai dengan payudara merah, bengkak, hangat, serta gejala seperti flu.

Dalam kasus infeksi, antibiotik mungkin diperlukan, tetapi menyusui tetap dianjurkan untuk membantu penyembuhan.

Masalah-masalah ini memang menantang, tetapi sebagian besar bisa diatasi dengan langkah yang tepat dan dukungan profesional.
 

Secillia Nur Hafifah

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH