FAMILY

Biar Enggak Bingung Ini Timeline Bayi Mulai Jalan & Tips Stimulasinya

Yatin Suleha
Rabu 08 April 2026 / 08:05
Ringkasnya gini..
  • Pada usia 15 bulan, sebagian besar bayi sudah mulai mengambil beberapa langkah sendiri.
  • Saat sudah masuk usia 18 bulan, kebanyakan balita biasanya sudah makin jago jalan sendiri.
  • Tapi perlu diingat ya, kemampuan jalan ini enggak muncul tiba-tiba begitu saja.
Jakarta: Umumnya, bayi mulai belajar melangkah pertama kali di rentang usia 9 sampai 15 bulan. Nah, pas sudah masuk usia 18 bulan, kebanyakan balita biasanya sudah makin jago jalan sendiri tanpa harus pegangan lagi ke orang tua atau benda-benda di sekitarnya.

Tapi perlu diingat ya, kemampuan jalan ini enggak muncul tiba-tiba begitu saja. Ada banyak banget proses perkembangan kecil yang terjadi sebelumnya yang perlu kita perhatikan bareng-mana yang normal dan mana yang butuh stimulasi lebih.

“Jauh sebelum bayi kamu mengambil langkah pertama yang menakjubkan, tubuhnya sudah mempersiapkan diri untuk kemampuan berjalan dengan mengembangkan kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi,” jelas Liz Donner, M.D., seorang dokter spesialis anak di rumah sakit dan anggota Dewan Penasihat Medis BabyCenter. 
 
“Keterampilan ini berkembang secara bertahap, selama tahun pertama kehidupan dan setelahnya," tambahnya.

Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah tahapan perkembangan bayi menuju kemampuan berjalan. Pada awal kehidupan, kaki bayi yang baru lahir masih belum cukup kuat untuk menopang berat badan. 

Tetapi saat tubuh bayi dipegang tegak di bawah lengan, biasanya kaki akan menjulur ke bawah dan mendorong permukaan keras, seolah sedang melangkah. Gerakan ini disebut refleks langkah, yang biasanya muncul hingga bayi berusia sekitar 2 bulan.

Di bulan-bulan pertama, bayi mulai belajar mengontrol leher dan menahan kepala. Pada masa ini juga terjadi penguatan otot, yang nantinya berperan penting untuk berguling, duduk, merangkak, hingga berjalan.

Ketika berusia sekitar 4 bulan, bayi sudah bisa menahan kepala dengan stabil. Saat tengkurap, mereka juga mulai mendorong tubuh ke atas menggunakan siku atau lengan bawah. 

Gerakan ini membantu membangun kekuatan tubuh bagian atas, yang penting untuk proses berjalan. Di usia ini juga mulai muncul koordinasi tangan ketika mencoba meraih atau menggenggam benda.
 

Kemampuan bayi untuk mulai berjalan



(Perlu diingat bahwa perkembangan bayi tidak selalu berjalan lurus. Kadang bayi sudah sempat mencoba berjalan beberapa langkah, tetapi kemudian kembali merangkak untuk sementara waktu. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Memasuki usia 5 bulan, bayi biasanya mulai senang meloncat-loncat ketika tubuhnya dipegang di bawah lengan, dan kaki bertumpu di paha orang dewasa. Aktivitas ini sering menjadi permainan favorit, karena membantu memperkuat otot kaki.

Sekitar 6 bulan, bayi mulai bisa mengambil dan memegang benda sendiri tanpa bantuan. Aktivitas ini membantu memahami posisi tubuh di ruang sekitarnya, yang nantinya penting untuk menjaga keseimbangan saat berjalan. Di usia ini bayi juga biasanya sudah bisa berguling ke dua arah, dan mendorong tubuh dengan lengan lurus saat tengkurap.

Pada usia 7 hingga 9 bulan, sebagian besar bayi sudah mampu duduk tanpa bantuan. Kemampuan ini melibatkan kontrol kepala yang baik, keseimbangan, kekuatan leher, serta koordinasi tubuh.

Sebelum berjalan, banyak bayi belajar merangkak terlebih dahulu. Biasanya kemampuan ini muncul di usia 7 sampai 10 bulan, meskipun tidak semua bayi melaluinya. 

Cara merangkak juga bisa berbeda-beda, mulai dari merangkak klasik, merayap dengan perut seperti komando, hingga bergerak dengan posisi duduk menggunakan pantat. Semua variasi tersebut masih tergolong normal.

Sekitar usia 8 atau 9 bulan, bayi mulai mencoba menarik tubuh untuk berdiri. Menjelang usia satu tahun, kebanyakan bayi sudah mampu berdiri sambil berpegangan pada furnitur, dan berjalan menyusuri benda tersebut. Tahap ini dikenal sebagai cruising.

Setelah itu, perkembangan berjalan lebih bergantung pada rasa percaya diri dan keseimbangan. Suatu hari bayi mungkin berdiri sambil memegang sofa, lalu berjalan menyusuri sofa tersebut. 

Tidak lama kemudian, bayi bisa mencoba mengambil langkah pertama menuju pelukan orang terdekat. Dari situlah proses belajar berjalan dimulai, hingga akhirnya bisa berlari dan semakin mandiri.
 
Pada usia 15 bulan, sebagian besar bayi sudah mulai mengambil beberapa langkah sendiri. Sedangkan pada usia 18 bulan, kebanyakan bayi sudah mampu berjalan secara mandiri menurut data dari CDC.

Perlu diingat bahwa perkembangan bayi tidak selalu berjalan lurus. Kadang bayi sudah sempat mencoba berjalan beberapa langkah, tetapi kemudian kembali merangkak untuk sementara waktu. Hal seperti ini sangat normal dalam proses belajar berjalan.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH