FAMILY

11 Langkah Simpel Biar Anak Gak Kena Listrik

Yatin Suleha
Senin 27 April 2026 / 08:05
Ringkasnya gini..
  • Sebenarnya, risiko anak kena sengatan listrik itu bisa banget kita cegah lewat langkah simpel di rumah.
  • Kejadiannya sering kali bukan karena hal besar, tapi justru dari hal-hal sepele .
  • Oleh karena itu, lingkungan yang aman perlu benar-benar dipersiapkan, agar risiko sengatan listrik bisa diminimalkan.
Jakarta: Sebenarnya, risiko anak kena sengatan listrik itu bisa banget kita cegah lewat langkah simpel di rumah. Kejadiannya sering kali bukan karena hal besar, tapi justru dari hal-hal sepele yang sering kita abaikan, kayak kabel yang berantakan atau stopkontak yang dibiarkan terbuka gitu aja.

Apalagi anak kecil kan rasa penasarannya lagi tinggi-tingginya. Mereka hobi banget eksplorasi dan mencoba hal baru, termasuk iseng menyentuh atau memasukkan benda ke lubang-lubang berbahaya.

Oleh karena itu, lingkungan yang aman perlu benar-benar dipersiapkan, agar risiko sengatan listrik bisa diminimalkan. 

Pencegahan ini bukan hanya soal melindungi, tetapi juga menciptakan rasa tenang saat anak beraktivitas sehari-hari.
 
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah sebelas cara, yang bisa dilakukan untuk mencegah sengatan listrik pada anak.

1. Tutup semua stopkontak dengan pelindung khusus, dan jika memungkinkan, letakkan perabot besar di depannya agar sulit dijangkau.

2. Segera buang atau ganti barang dengan kabel yang sudah rusak, terkelupas, atau kusut karena berisiko tinggi menghantarkan listrik.

3. Pastikan kabel listrik tidak menjuntai atau mudah dijangkau, terutama di area bermain anak.


(Moms perlu perhatikan ketinggian stop kontak yang lebih tinggi agar membantu mencegah anak-anak kecil dari memasukkan benda asing atau mengakses stop kontak. Foto: Ilustrasi/Dok. Gemini AI)

4. Gunakan peralatan listrik yang sudah memiliki standar keamanan, seperti label Underwriters Laboratories (UL), untuk memastikan kualitas dan keamanannya.

5. Periksa stopkontak di area rawan air seperti kamar mandi, dapur, dan halaman. Pastikan sudah menggunakan GFCI (ground fault circuit interrupter), yaitu sistem yang bisa memutus arus secara otomatis saat terjadi kebocoran listrik.

6. Cabut steker alat listrik saat tidak digunakan, terutama di tempat yang dekat dengan air seperti dapur dan kamar mandi.

7. Saat berada di luar rumah, lebih waspada terhadap kabel listrik yang rusak atau terjatuh, terutama setelah hujan atau badai.

8. Selalu pastikan ada pengawasan orang dewasa, ketika anak berada di area dengan potensi bahaya listrik.

9. Rutin periksa mainan elektronik. Jika ditemukan tanda seperti percikan, terasa panas, atau berbau aneh, sebaiknya segera dibuang atau diperbaiki.
 
10. Rapikan kabel yang longgar menggunakan pengikat, seperti kabel ties agar tidak berserakan dan menarik perhatian anak.

11. Letakkan televisi dan perangkat audio dekat dinding, agar kabel tidak mudah dijangkau, atau bisa juga dipasang menempel di dinding untuk keamanan ekstra.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH