FAMILY

5 Situasi yang Sering Dialami Remaja Perempuan

Sunnaholomi Halakrispen
Senin 13 Januari 2020 / 15:12

Jakarta: Usia remaja disebut-sebut sebagai usia yang paling menyenangkan tapi juga sangat rawan. Mengapa demikian? Karena pada usia ini, remaja mulai mengalami perubahan bentuk tubuh, perubahan emosi, dan lain sebagainya. Sehingga, menjadi sangat rawan karena remaja masih tergolong labil dan butuh pendampingan orang-orang di sekitarnya. 

Berikut ini adalah beberapa situasi dan yang kerap dialami oleh remaja perempuan khususnya, seperti: 

1.Terlalu malu untuk bicara

Kamu tahu jawabannya, tetapi kamu terlalu malu untuk berbicara di depan orang lain. Kamu cenderung pendiam hingga sulit mengungkapkan apa yang kamu pikirkan. 

Hal ini memang sering terjadi, tapi kamu bisa mengubahknya kok. Kamu dapat mengatasi ketakutan itu. Percayalah bahwa kamu memiliki hal-hal baik untuk dikatakan dan dorong diri kamu untuk berbicara. Ketika merasa yakin, seharusnya semakin mudah untuk kamu berlatih.

2. Membenci hidung

Kamu memiliki hidung yang besar atau melengkung dan merasa seperti orang-orang selalu menatap pusat wajah itu. Bahkan karena itu, kamu ingin mendapatkan operasi plastik untuk memperbaiki bentuk hidungmu.

Penanganannya, yakinlah bahwa wajah setiap manusia berubah seiring waktu dengan pubertas masing-masing. Sementara, jika kamu pikir  operasi dapat mengubah hidung, keputusan tersebut sangat berisiko. Bahkan setelah operasi, hidung kamu dapat berubah bentuk seiring berjalannya waktu. 

Supaya mengurangi risiko terburuk, cobalah berlatih merias wajah. Fondasi yang lebih gelap di setiap sisi hidung dapat membuatnya terlihat lebih kecil. Juga, tanyakan pada diri sendiri apakah kamu terlalu kritis. Terkadang, kita rindu melihat keindahan yang sudah kita miliki. jadi, bersyukurlah kamu itu terlahir cantik lho! 

embed

(Jangan pernah memberikan informasi pribadi kepada orang lain yang tidak kamu kenal dengan baik. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

3. Realita hubungan yang berawal dari media sosial

Kamu memiliki berkenalan dengan seorang pria di media sosial. Ia terlihat baik dan ingin bertemu langsung denganmu. Apakah kamu harus menemuinya?

Tentu tidak! Karena kamu benar-benar tidak tahu siapa dia. Sayangnya, pelaku pembohong yang tersebar secara online awalnya bersikap sangat baik. Maka, jangan pernah memberikan informasi pribadi kepada orang lain yang tidak kamu kenal dengan baik. Di antaranya, alamat, nomor telepon, atau nama asli kamu. Begitu pula untuk setuju bertemu siapa pun secara langsung yang asal usulnya tidak kamu ketahui. 

4. Bau mulut

Teman baik kamu memberi tahu bahwa aroma napas kamu tidak sedap.  Jika mulut kamu sering berbau tidak sedap, mungkin kamu tidak menyikat dan membersihkan gigi dengan baik. Atau bisa jadi jenis makanan kamu konsumsi saat makan siang. 

Solusinya, bawalah selalu sikat gigi dalam tas. Jangan lupa untuk menyikat gigi dua kali sehari, termasuk pada bagian lidah kamu. . Kemudian, cobalah permen mint atau permen karet tanpa gula. 

Lakukan uji coba dengan menjilati punggung tangan kamu dan menghirupnya setelah air liur yang menempel itu mengering. Jika tidak juga membantu, segera kunjungi dokter umum atau dokter gigi.

5. Tekanan orang tua

Orangtua mengharapkan kamu melakukan semuanya dengan sempurna. Contohnya, mendapatkan nilai A, bergabung dengan tim inti dalam organisasi di universitas, mahir bermain musik, atau bahkan memiliki pekerjaan paruh waktu. 

Jika kamu tenggelam dalam harapan mereka atau merasa putus asa, cobalah tenangkan pikiran. Jika, kamu sering merasa stres atau cemas, beri tahu orangtua bahwa kamu perlu istirahat. 

Pastikan kamu memiliki cukup waktu untuk tidur, makan, dan bergaul dengan teman-teman. Bila tekanan yang kamu terima terasa terlalu banyak, segera hubungi konselor atau psikolog.



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH