FAMILY

Sigap Bencana! Ini Daftar Dokumen yang Harus Ada di Tas Emergency

A. Firdaus
Sabtu 29 November 2025 / 16:08
Jakarta: Bencana banjir dan tanah longsor kerap terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menekankan kita pentingnya kesiapsiagaan.

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat menyiapkan 'tas emergency bencana' sebagai langkah preventif untuk menghadapi situasi darurat yang bisa datang kapan saja.

Tas ini bukan sekadar kumpulan barang, melainkan alat penyelamat yang memungkinkan kamu dan keluarga segera dievakuasi ke tempat aman tanpa meninggalkan hal-hal krusial.

Di tengah risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan longsor yang dipicu oleh curah hujan ekstrem, memiliki tas emergency bencana bisa menjadi perbedaan antara selamat atau tidak.
Salah satu elemen terpenting yang direkomendasikan oleh BNPB RI adalah dokumen-dokumen penting, yang harus disimpan dalam plastik kedap air untuk melindunginya dari kerusakan akibat air atau debu.

Dengan menyusun daftar surat ini sejak dini, kamu bisa memastikan identitas dan hak-hakmu tetap aman, bahkan di saat-saat tidak kondusif.

Berikut adalah lima daftar surat yang wajib ada dalam tas emergency kamu berdasarkan panduan BNPB agar persiapanmu lebih komprehensif dan efektif.
 

Dokumen penting untuk identitas dan keamanan


Dokumen-dokumen ini adalah fondasi utama dalam tas emergency, karena membantu proses identifikasi, akses layanan, dan pemulihan pasca bencana. Pastikan semuanya dalam bentuk fotokopi atau digital yang mudah dibawa, dan simpan di tempat yang mudah dijangkau.
 

1. Kartu Keluarga (KK)


Fotokopi KK penting untuk membuktikan hubungan keluarga, terutama saat evakuasi atau pencarian anggota keluarga yang hilang. Ini juga diperlukan untuk akses bantuan sosial dari pemerintah.
 

2. Tanda Pengenal (KTP, SIM, Paspor)


Dokumen ini esensial untuk verifikasi identitas di posko evakuasi atau rumah sakit. SIM bisa berguna jika kamu perlu mengemudi kendaraan darurat, sementara paspor berguna untuk warga negara asing atau perjalanan lintas daerah.
 

3. Polis Asuransi


Fotokopi polis asuransi kesehatan, kendaraan, atau properti membantu klaim cepat pasca bencana. Ini bisa menutup biaya perawatan medis atau kerugian harta benda.
 

4. Buku Tabungan atau Rekening Bank


Catatan nomor rekening dan fotokopi buku tabungan memudahkan akses dana darurat. Jika ATM rusak, ini bisa menjadi bukti untuk transfer atau penarikan dana.
 

5. Surat atau Sertifikat Berharga (Ijazah, Akta Kelahiran, dll.)


Dokumen-dokumen seperti ijazah atau sertifikat pendidikan penting untuk melanjutkan studi atau pekerjaan. Akta kelahiran atau nikah juga krusial untuk urusan hukum keluarga. 

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(FIR)

MOST SEARCH