FAMILY

7 Panduan Ibu Hamil yang Ingin Berpuasa

Raka Lestari
Jumat 08 April 2022 / 13:16
Jakarta: Bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal utama yang harus diperhatikan adalah kondisi janin yang ada di dalam kandungannya. 

Agar kondisi tetap prima walau berpuasa, ibu hamil bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Apabila dokter memperbolehkan berpuasa, dr. Zeissa Rectifa Wismayanti, Sp.OG dari RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, memberitahukan ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan, yaitu:
 

1. Asupan nutrisi


Memastikan asupan nutrisi dan gizi seimbang terpenuhi di setiap waktu makan. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, lemak, vitamin, dan mineral ketika makan sahur dan berbuka supaya kebutuhan gizi ibu hamil dan janin tercukupi.
 

2. Hindari makanan olahan


Hindari processed food yang banyak mengandung garam dan lemak, serta makanan olahan dari gula sederhana. Kedua jenis makanan ini biasanya mudah diolah untuk tubuh sehingga cepat membuat ibu hamil kenyang, tetapi juga cepat menjadi lapar kembali. Pilih karbohidrat seperti gandum, nasi merah, nasi cokelat, dan lain sebagainya.
 

3. Asupan cairan


Pastikan asupan cairan tercukupi minimal 2,5 liter per hari dengan air putih. Konsumsi air putih dapat dilakukan pada waktu-waktu berikut ini: 2 gelas sebelum sahur, 1-2 gelas setelah sahur, 2 gelas setelah berbuka puasa, 1-2 gelas setelah makan malam, 2 gelas setelah salat isya dan tarawih.
 

4. Hindari minuman berkafein


Hindari minuman berkafein yang memicu buang air kecil agar ibu hamil tidak dehidrasi. Selain memicu sakit kepala dan jantung berdebar, kafein juga dapat mengurangi kadar zat besi yang dapat diserap tubuh.

Apabila ibu hamil sangat ingin dan tak bisa menghindarinya, batasi konsumsi kafein tak lebih dari 200 miligram per hari atau setara dengan dua cangkir kopi instan. Nah, tapi perlu diingat juga ya, selain kopi, teh dan cokelat juga mengandung kafein.
 

5. Cegah begah


Ketika berbuka puasa, sebaiknya makan dalam porsi kecil-kecil terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya begah. Usai salah tarawih, ibu hamil juga dapat melanjutkan asupan makan untuk mengembalikan energi.
 

6. Cukup istirahat


Meskipun banyak ibadah yang dilakukan pada malam hari, usahakan ibu hamil memiliki waktu tidur dan istirahat yang cukup, minimal 6-8 jam sehari.
 

7. Kurangi aktivitas melelahkan


Kurangi aktivitas berat dan stres, supaya ibu hamil tidak mengalami keletihan selama menjalani puasa.
(FIR)

MOST SEARCH