FAMILY

Cara Lindungi Anak dari Covid-19

Yatin Suleha
Senin 28 Juni 2021 / 21:41
Jakarta: Tren covid-19 pada anak angkanya membuat para ibu dan keluarga khawatir. Hal ini dinyatakan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Penangangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana yaitu klaster anak dan remaja di kota Depok, terus melonjak.

Dalam program Newsline, Metro TV disebutkan kasus covid-19 anak dan remaja menjadi tren baru di kota Depok. Anak yang terkena covid-19 mulai dari batita hingga 19 tahun.

Untuk itu diperlukan prokes keluarga bagi anggota keluarga yang bekerja di luar rumah melakukan disinfeksi agar tak menyebarkan covid-19 kepada keluarga di dalam rumah.

Hal ini pastinya mengkhawatirkan karena sudah ada 2.576 kasus covid-19 pada anak usia 0-5 tahu di kota Depok. Dan angkanya lebih tinggi lagi pada kasus usia 6 tahun hingga remaja, yaitu 8.058 kasus pada tayangan Metro TV, Rabu, 23 Juni lalu.

"Tren kenaikan kasus anak dan remaja khususnya dari 0-19 tahun, jadi memang saat ini untuk secara total dari mulai kasus sampai dengan hari ini sudah mencapai 10.634 kasus atau 19,23 persen dari total kasus," papar Dadang Wihana dalam tayangan Newsline, Metro TV.

"Biasanya ini anak terpapar dari orang tuanya. Dan untuk remaja sebagian klaster keluarga terpapar dari orang tua dan juga aktivitas-aktivitas yang dilakukan," tambah Dadang lagi. 


covid-19
(Salah satu menjaga kesehatan anak dan menjauhkan dari covid-19 adalah dengan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


Dilansir dari News Research Center Media Group News (NRC) disebutkan bahwa gejala covid-19 pada anak antara lain:

- Demam
- Batuk
- Hidung tersumbat
- Kehilangan penciuman
- Sakit tenggorokan
- Sesak napas
- Diare
- Mual/muntah
- Sakit perut
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Nyeri otot/tubuh
- Hilang nafsu makan (terutama bayi usia di bawah 1 tahun)

Menurut dr. Lucia Nauli Simbolon, Sp.A, M.Sc, dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita dan Rumah Sakit Permata Cibubur ada cara untuk melindingi anak dari covid-19.

"Sama seperti yang sebelum-sebelumnya bahwa protokolnya menggunakan masker terutama untuk anak yang usia di atas dua tahun. Kemudian lebih rajin mencuci tangan, menjaga jarak tetap dilakukan, jadi jangan dibawa anak ke tempat tertutup yang tidak ada ventilasi maupun pencahayaan," kata dr. Lucia.

"Kemudian di rumah lebih disiplin lagi menjaga kebersihan, tetap berolahraga di dalam rumah, dijaga ventilasi, dengan nutrisi yang cukup, pakai masker. Mudah-mudahan lebih aman untuk tidak terkena covid-19," beber dr. Lucia. 

Hal ini penting dijaga untuk semua karena menurut dr. Lucia akibat adanya varian covid-19, dan juga karena anak-anak belum mendapatkan jatah vaksinasi covid-19 sehingga harus tetap dijaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH