FAMILY
Puting Gatal saat Hamil Bukan Random, Ini Penyebab Aslinya
A. Firdaus
Jumat 15 Mei 2026 / 19:28
- Sejak awal kehamilan, area dada mulai mengalami perubahan.
- Selain gatal, sebagian ibu hamil juga merasakan payudara lebih berat.
- Meski umumnya normal terjadi selama kehamilan, beberapa kondisi tetap perlu diperhatikan.
Jakarta: Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh, termasuk di area payudara dan puting. Selain ukuran payudara yang mulai membesar sebagai persiapan menyusui, banyak ibu hamil juga mengalami rasa gatal yang muncul sejak trimester pertama. Meski jarang dibahas, kondisi ini ternyata cukup umum terjadi selama masa kehamilan.
Sejak awal kehamilan, area dada mulai mengalami perubahan, akibat pengaruh hormon dan peningkatan aliran darah. Kulit di sekitar payudara dan puting ikut meregang seiring pertumbuhan jaringan payudara, sehingga memicu rasa gatal yang kadang terasa terus-menerus.
Selain gatal, sebagian ibu hamil juga merasakan payudara lebih berat, sensitif saat disentuh, kesemutan, hingga terasa nyeri. Bahkan gesekan pakaian atau air saat mandi, bisa membuat area tersebut terasa lebih tidak nyaman.
Menjaga kelembapan kulit, menjadi salah satu cara penting untuk membantu mengurangi rasa gatal. Dilansir dari Parents, Sheri Bayles, RN, seorang ahli persalinan yang berbasis di Kota New York menyarankan, “Oleskan krim lanolin yang tebal dan melembapkan, seperti Lansinoh pada puting saat merasa ingin menggaruk,” saran Bayles.
Selain krim lanolin, penggunaan minyak kelapa, shea butter, atau losion berbahan cocoa butter setelah mandi, juga dapat membantu menjaga kulit tetap lembut dan tidak mudah kering.
Untuk mengurangi iritasi, ibu hamil juga disarankan menghindari bahan pakaian yang kasar, seperti wol atau kain yang membuat kulit semakin sensitif. Menggunakan bra menyusui berbahan katun lembut atau kamisol, dengan penyangga ringan bisa membantu membuat area dada terasa lebih nyaman.
Kompres dingin dan mandi air dingin juga dapat membantu meredakan rasa gatal. Selain itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi penting dilakukan karena dehidrasi, dapat membuat kulit semakin kering dan memperparah keluhan.
Meski umumnya normal terjadi selama kehamilan, beberapa kondisi tetap perlu diperhatikan. Jika muncul ruam atau keluar cairan berdarah dari salah satu atau kedua puting, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kondisi tersebut bisa menjadi tanda infeksi bakteri atau papilloma intraduktal, yaitu kondisi yang umumnya tidak bersifat kanker. Kedua masalah ini termasuk penyebab paling umum keluarnya cairan berdarah dari puting.
Dalam kasus yang sangat jarang, cairan berdarah juga bisa menjadi tanda kanker pada area payudara atau dada. Oleh karena itu, pemeriksaan medis tetap penting dilakukan untuk memastikan penyebabnya, dan menyingkirkan kemungkinan kondisi yang lebih serius.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Sejak awal kehamilan, area dada mulai mengalami perubahan, akibat pengaruh hormon dan peningkatan aliran darah. Kulit di sekitar payudara dan puting ikut meregang seiring pertumbuhan jaringan payudara, sehingga memicu rasa gatal yang kadang terasa terus-menerus.
Selain gatal, sebagian ibu hamil juga merasakan payudara lebih berat, sensitif saat disentuh, kesemutan, hingga terasa nyeri. Bahkan gesekan pakaian atau air saat mandi, bisa membuat area tersebut terasa lebih tidak nyaman.
Cara meredakan gatal pada puting dan payudara
Menjaga kelembapan kulit, menjadi salah satu cara penting untuk membantu mengurangi rasa gatal. Dilansir dari Parents, Sheri Bayles, RN, seorang ahli persalinan yang berbasis di Kota New York menyarankan, “Oleskan krim lanolin yang tebal dan melembapkan, seperti Lansinoh pada puting saat merasa ingin menggaruk,” saran Bayles.
Selain krim lanolin, penggunaan minyak kelapa, shea butter, atau losion berbahan cocoa butter setelah mandi, juga dapat membantu menjaga kulit tetap lembut dan tidak mudah kering.
Untuk mengurangi iritasi, ibu hamil juga disarankan menghindari bahan pakaian yang kasar, seperti wol atau kain yang membuat kulit semakin sensitif. Menggunakan bra menyusui berbahan katun lembut atau kamisol, dengan penyangga ringan bisa membantu membuat area dada terasa lebih nyaman.
Kompres dingin dan mandi air dingin juga dapat membantu meredakan rasa gatal. Selain itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi penting dilakukan karena dehidrasi, dapat membuat kulit semakin kering dan memperparah keluhan.
Kapan harus memeriksakan diri?
Meski umumnya normal terjadi selama kehamilan, beberapa kondisi tetap perlu diperhatikan. Jika muncul ruam atau keluar cairan berdarah dari salah satu atau kedua puting, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kondisi tersebut bisa menjadi tanda infeksi bakteri atau papilloma intraduktal, yaitu kondisi yang umumnya tidak bersifat kanker. Kedua masalah ini termasuk penyebab paling umum keluarnya cairan berdarah dari puting.
Dalam kasus yang sangat jarang, cairan berdarah juga bisa menjadi tanda kanker pada area payudara atau dada. Oleh karena itu, pemeriksaan medis tetap penting dilakukan untuk memastikan penyebabnya, dan menyingkirkan kemungkinan kondisi yang lebih serius.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)