COMMUNITY

Wong Hang Tailor Kembali Gelar Program Mudik, Fasilitasi Bus hingga Uang Bensin

Elang Riki Yanuar
Rabu 18 Maret 2026 / 20:00
Ringkasnya gini..
  • Wong Hang Tailor gelar mudik gratis Lebaran 2026, berangkatkan hampir 600 karyawan ke berbagai daerah di Pulau Jawa.
  • Program mudik gratis 10 tahun ini jadi yang terbesar, sediakan bus, travel, hingga bantuan bensin bagi karyawan.
  • Stephen Wongso tekankan kepedulian perusahaan, berharap karyawan kembali kerja dengan semangat usai mudik.
Jakarta: Program mudik gratis kembali digelar oleh desainer Stephen Wongso melalui Wong Hang Tailor dalam menyambut Lebaran 2026. Inisiatif ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada para karyawan yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan.

Tahun ini, sebanyak hampir 600 karyawan diberangkatkan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jawa Barat. Keberangkatan dilakukan secara seremonial dari kantor pusat Wong Hang di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada 18 Maret 2026.

Sebanyak 10 bus disiapkan untuk mengangkut para peserta mudik. Selain itu, perusahaan juga menyediakan opsi transportasi lain seperti travel dan tiket sesuai kebutuhan karyawan. Program ini menjadi salah satu bentuk fasilitas yang terus dipertahankan oleh perusahaan selama bertahun-tahun.

Program mudik gratis ini bukan hal baru. Stephen Wongso mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah berlangsung selama sekitar satu dekade dan terus berkembang setiap tahunnya. Ia merasa bangga bisa membantu para pekerja dari berbagai sektor di bawah naungan perusahaannya.

Para karyawan yang mengikuti program ini berasal dari berbagai bidang, mulai dari tailor, pabrik sepatu, garmen, hingga konstruksi. Mereka menjadi bagian dari sekitar 1.200 tenaga kerja yang berada di bawah Wong Hang Group.
Suasana haru dan bahagia begitu terasa saat para peserta bersiap berangkat. Banyak dari mereka yang tampak antusias karena dapat pulang kampung tanpa harus memikirkan biaya transportasi. 

Selain itu, mereka juga memberikan paket sembako dan bekal makanan untuk perjalanan. Menurut Stephen, penyelenggaraan tahun ini menjadi yang terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

"Tahun ini jumlahnya paling besar dibanding tahun sebelumnya. Kami menyediakan 10 bus, juga travel dan tiket sesuai pilihan transportasi karyawan.”

Tidak hanya bagi karyawan yang menggunakan fasilitas bus, perusahaan juga memberikan perhatian kepada mereka yang memilih mudik menggunakan kendaraan pribadi. Bantuan berupa uang bensin turut disalurkan agar perjalanan tetap nyaman.

Stephen menambahkan, “Ada beberapa karyawan yang sudah memiliki mobil secara kredit. Kami bantu dengan uang bensin agar mereka bisa mudik dengan nyaman.”

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, Stephen menilai bahwa berbagi dengan karyawan menjadi hal yang sangat penting. Ia menekankan bahwa kebahagiaan dalam menjalankan bisnis tidak hanya diukur dari keuntungan semata.

“Di tengah resesi ekonomi dan banyak perusahaan yang tumbang, kami bersyukur masih bisa membahagiakan karyawan. Kebahagiaan itu tidak selalu soal besaran THR, tetapi perhatian perusahaan juga sangat berarti,” ungkapnya.

Melalui program ini, Stephen berharap para karyawan dapat menikmati waktu berkualitas bersama keluarga di kampung halaman. Ia juga berharap semangat kerja mereka akan meningkat setelah kembali dari libur Lebaran.

“Harapannya mereka bisa kembali bekerja dengan semangat baru, karena mudiknya sudah kami bantu, jadi mereka bisa fokus ke keluarga dan pekerjaan ke depannya,” tutupnya.









 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(ELG)

MOST SEARCH