BEAUTY

Ciri-ciri Skincare Merkuri yang Kedoknya Bikin Kulit Cepat Putih

Yatin Suleha
Kamis 18 Juni 2026 / 16:18
Ringkasnya gini..
  • Keinginan memiliki kulit, yang lebih cerah sering dimanfaatkan oleh oknum produsen kosmetik ilegal.
  • Padahal, merkuri merupakan logam berat beracun yang dilarang digunakan dalam kosmetik.
  • Produk yang mengandung merkuri umumnya dipasarkan sebagai krim pemutih, perawatan jerawat, maupun produk antipenuaan dengan klaim hasil cepat.
Jakarta: Keinginan memiliki kulit, yang lebih cerah sering dimanfaatkan oleh oknum produsen kosmetik ilegal, dengan menambahkan merkuri (Hg) ke dalam produk perawatan kulit.

Padahal, merkuri merupakan logam berat beracun yang dilarang digunakan dalam kosmetik, karena dapat membahayakan kesehatan kulit, maupun tubuh secara keseluruhan.

Pada awal pemakaian, krim yang mengandung merkuri memang sering memberikan hasil, yang terlihat sangat cepat.

Kulit tampak lebih putih dalam waktu singkat, sehingga banyak orang tergoda untuk terus menggunakannya.

 


Namun di balik efek instan tersebut, penggunaan jangka panjang, justru dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, mulai dari iritasi hingga kerusakan yang lebih serius.

Produk yang mengandung merkuri umumnya dipasarkan sebagai skincare krim pemutih, perawatan jerawat, maupun produk antipenuaan dengan klaim hasil cepat.

Karena banyak beredar secara ilegal, penting untuk mengenali ciri-ciri produk yang patut diwaspadai.
 

Ciri fisik krim yang diduga mengandung merkuri



(Dr. Patricia Lukas Goentoro dalam laman Hello Sehat mengatakan produk yang mengandung merkuri biasanya berwarna abu-abu atau krem. Meski begitu, tidak semua produk berwarna demikian mengandung senyawa kimia yang berbahaya ini. Oleh sebab itu, kamu perlu melihat lebih jelas lagi ciri-ciri krim dengan kandungan merkuri lainnya agar lebih pasti. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Salah satu tanda yang sering ditemukan adalah tekstur krim, yang lengket dan tidak tercampur secara merata. Saat digunakan, krim bisa terasa kasar di kulit dan tidak mudah menyerap.

Selain itu, aroma yang muncul biasanya cukup menyengat, menyerupai bau logam atau bahan kimia yang kuat.

Meskipun beberapa produk menambahkan parfum, aroma khas tersebut sering kali tetap tercium saat kemasan dibuka.

Dari segi tampilan, warna krim cenderung terlihat tidak alami, seperti abu-abu, kuning terang, atau putih mengilap menyerupai mutiara.

Produk semacam ini biasanya menjanjikan kulit menjadi sangat putih, dalam waktu singkat, bahkan hanya dalam hitungan hari.
 

Efek yang muncul pada kulit


Penggunaan krim yang mengandung merkuri, dapat menimbulkan berbagai perubahan pada kulit, di antaranya:

1. Tekstur krim terasa sangat lengket dan sulit menyerap sempurna

2. Memiliki aroma kimia atau logam yang cukup tajam

3. Warna produk tampak mengilap secara tidak wajar

4. Kulit menjadi lebih sensitif saat terkena sinar matahari

5. Muncul jerawat dalam jumlah banyak setelah pemakaian dihentikan

6. Kulit menipis, sehingga pembuluh darah kapiler terlihat lebih jelas di permukaan

Alih-alih menghasilkan kulit sehat dan bercahaya, efek putih yang muncul biasanya terlihat pucat dan kurang alami.

 

Sebagian besar produk yang mengandung merkuri, beredar tanpa izin resmi dan tidak memiliki nomor registrasi BPOM. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa legalitas produk sebelum digunakan.

Pada beberapa kasus, kandungan merkuri juga disamarkan dengan nama lain pada kemasan, seperti mercurous chloride, calomel, mercuric, atau mercurio. Jika menemukan istilah tersebut dalam daftar bahan, sebaiknya hindari penggunaan produk tersebut.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH