BEAUTY
Stop Asal Checkout! BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya yang Masih Beredar
Yatin Suleha
Rabu 15 Juli 2026 / 20:20
- Memilih skincare atau kosmetik itu jangan cuma tergiur packaging lucu atau klaim glowing instan ya!
- Keamanan produk itu harga mati, karena kalau asal pakai produk yang ternyata mengandung bahan berbahaya, efeknya bisa fatal buat kesehatan.
- Dan kini, BPOM temukan 14 kosmetik berbahaya hasil pengawasan rutin triwulan II 2026.
Jakarta: Memilih skincare atau kosmetik itu jangan cuma tergiur packaging lucu atau klaim glowing instan ya! Keamanan produk itu harga mati, karena kalau asal pakai produk yang ternyata mengandung bahan berbahaya, efeknya bisa fatal buat kesehatan kulit bahkan tubuh jangka panjang.
BPOM sebagai pengawas kita terus nih memantau peredaran kosmetik, baik yang dijual di toko fisik maupun marketplace online.
Sayangnya, hasil pengawasan terbaru masih menemukan beberapa produk nakal yang mengandung bahan-bahan terlarang.
So, buat kalian yang smart buyer, jangan lupa selalu teliti sebelum checkout atau memakai produk perawatan kulit. Pastikan produk yang kalian pilih sudah aman biar self-care kalian gak malah jadi bumerang.
Dan, BPOM kembali mengumumkan hasil pengawasan rutin terhadap peredaran kosmetik selama triwulan II Tahun 2026.
Pemeriksaan dilakukan bersama seluruh unit pelaksana teknis BPOM, dengan menyasar penjualan melalui platform online serta distribusi langsung atau offline.
Dari hasil pengawasan tersebut, ditemukan 14 produk kosmetik, yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau bahan, yang dilarang digunakan dalam kosmetik.
“Dari total temuan tersebut, 11 item merupakan produk lokal yang dibuat berdasarkan kontrak produksi, 1 item produk impor, serta 2 item produk tidak memiliki izin edar (TIE),” ungkap Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta dilansir dari Siaran Pers BPOM, Senin (13/07/26).
Seluruh produk yang masuk dalam daftar temuan telah menjalani pengujian laboratorium, dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan keamanan yang berlaku.
BPOM menemukan beberapa bahan berbahaya dan bahan yang dilarang dalam produk-produk tersebut, yaitu asam retinoat, hidrokinon, klobetasol propionat, mometason furoat, pewarna merah K10, dan merkuri.

(BPOM temukan 14 kosmetik berbahaya yang masih beredar. Foto: Dok. Tangkapan layar laman resmi BPOM)
Bahan-bahan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Asam retinoat dapat menyebabkan kulit menjadi kering, terasa terbakar, serta berisiko menimbulkan perubahan bentuk, maupun fungsi organ janin pada wanita hamil karena bersifat teratogenik.
Hidrokinon yang masih ditemukan dalam sejumlah kosmetik dapat memicu hiperpigmentasi, menyebabkan ochronosis atau perubahan warna kulit berupa bintik-bintik hitam, serta mengubah warna kornea dan kuku.
Sementara itu, klobetasol propionat dan mometason furoat berisiko menyebabkan atrofi kulit. Klobetasol propionat, juga dapat memicu atopi kulit (eksim kering) permanen serta psoriasis pustular, yaitu penyakit autoimun pada kulit.
Pewarna merah K10 diketahui berpotensi meningkatkan risiko kanker dan mengganggu fungsi hati. Adapun merkuri dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik hitam pada kulit, iritasi, hingga kerusakan ginjal.
1. AF AYUFASKIN.ID Night Cream Booster With DNA Salmon (NA18250112232): Mengandung Asam Retinoat, Hidrokinon, Klobetasol Propionat dan Mometason Furoat.
2. AL-LATIF Henna Kutek Ravishing Red (NA18241500019): Mengandung Pewarna Merah K10 (CI 45170).
3. FALLIN BEAUTY Bright & Glow Daily Sunscreen (NA18251702068): Mengandung Merkuri.
4. FALLIN BEAUTY Bright & Glow Night Repair Cream (NA18250109714): Mengandung Merkuri.
5. MALLVIRA SKIN Luxury White Body Serum (NA18230116827): Mengandung Merkuri.
6. RNC WBEAUTY RNC WBEAUTY Bodylotion Whitening Booster 10x Niacinamide (NA18250103763): Mengandung Merkuri.
7. SR SARASKIN COSMETIC Ultimate Whitening Night Cream (NA18250110130): Mengandung asam retinoat, hidrokinon, dan klobetasol propionat.
8. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Night Cream (NA18240112669): Mengandung Merkuri.
9. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Premium Night Cream (NA18240112673): Mengandung Asam retinoat dan Hidrokinon.
10. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Premium Face Toner (NA18241207479): Mengandung Asam retinoat dan Hidrokinon.
11. YANTIYNK BEAUTY Night Cream Whitening Acne (NA18240117151): Mengandung Asam retinoat.
12. Glowing Night Treatment (dalam paket GLOWING BEAUTY SKINCARE BY GLOWING BEAUTY): Mengandung Hidrokinon.
13. CLARIDERM Astringent AHA + Licorice: Mengandung Hidrokinon.
14. MARSHWILLOW Sugar Dust Eyeshadow Palette 803 (NA11201200518): Mengandung Pewarna Merah K10 (CI 45170).
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)
BPOM sebagai pengawas kita terus nih memantau peredaran kosmetik, baik yang dijual di toko fisik maupun marketplace online.
Sayangnya, hasil pengawasan terbaru masih menemukan beberapa produk nakal yang mengandung bahan-bahan terlarang.
So, buat kalian yang smart buyer, jangan lupa selalu teliti sebelum checkout atau memakai produk perawatan kulit. Pastikan produk yang kalian pilih sudah aman biar self-care kalian gak malah jadi bumerang.
Dan, BPOM kembali mengumumkan hasil pengawasan rutin terhadap peredaran kosmetik selama triwulan II Tahun 2026.
Pemeriksaan dilakukan bersama seluruh unit pelaksana teknis BPOM, dengan menyasar penjualan melalui platform online serta distribusi langsung atau offline.
Dari hasil pengawasan tersebut, ditemukan 14 produk kosmetik, yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau bahan, yang dilarang digunakan dalam kosmetik.
“Dari total temuan tersebut, 11 item merupakan produk lokal yang dibuat berdasarkan kontrak produksi, 1 item produk impor, serta 2 item produk tidak memiliki izin edar (TIE),” ungkap Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta dilansir dari Siaran Pers BPOM, Senin (13/07/26).
Seluruh produk yang masuk dalam daftar temuan telah menjalani pengujian laboratorium, dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan keamanan yang berlaku.
BPOM menemukan beberapa bahan berbahaya dan bahan yang dilarang dalam produk-produk tersebut, yaitu asam retinoat, hidrokinon, klobetasol propionat, mometason furoat, pewarna merah K10, dan merkuri.

(BPOM temukan 14 kosmetik berbahaya yang masih beredar. Foto: Dok. Tangkapan layar laman resmi BPOM)
Bahan-bahan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Asam retinoat dapat menyebabkan kulit menjadi kering, terasa terbakar, serta berisiko menimbulkan perubahan bentuk, maupun fungsi organ janin pada wanita hamil karena bersifat teratogenik.
Hidrokinon yang masih ditemukan dalam sejumlah kosmetik dapat memicu hiperpigmentasi, menyebabkan ochronosis atau perubahan warna kulit berupa bintik-bintik hitam, serta mengubah warna kornea dan kuku.
Sementara itu, klobetasol propionat dan mometason furoat berisiko menyebabkan atrofi kulit. Klobetasol propionat, juga dapat memicu atopi kulit (eksim kering) permanen serta psoriasis pustular, yaitu penyakit autoimun pada kulit.
Pewarna merah K10 diketahui berpotensi meningkatkan risiko kanker dan mengganggu fungsi hati. Adapun merkuri dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik hitam pada kulit, iritasi, hingga kerusakan ginjal.
Produk lokal yang diproduksi melalui kontrak produksi
1. AF AYUFASKIN.ID Night Cream Booster With DNA Salmon (NA18250112232): Mengandung Asam Retinoat, Hidrokinon, Klobetasol Propionat dan Mometason Furoat.
2. AL-LATIF Henna Kutek Ravishing Red (NA18241500019): Mengandung Pewarna Merah K10 (CI 45170).
3. FALLIN BEAUTY Bright & Glow Daily Sunscreen (NA18251702068): Mengandung Merkuri.
4. FALLIN BEAUTY Bright & Glow Night Repair Cream (NA18250109714): Mengandung Merkuri.
5. MALLVIRA SKIN Luxury White Body Serum (NA18230116827): Mengandung Merkuri.
6. RNC WBEAUTY RNC WBEAUTY Bodylotion Whitening Booster 10x Niacinamide (NA18250103763): Mengandung Merkuri.
7. SR SARASKIN COSMETIC Ultimate Whitening Night Cream (NA18250110130): Mengandung asam retinoat, hidrokinon, dan klobetasol propionat.
8. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Night Cream (NA18240112669): Mengandung Merkuri.
9. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Premium Night Cream (NA18240112673): Mengandung Asam retinoat dan Hidrokinon.
10. STK COSMETIC BY SARTIKA DEASY Premium Face Toner (NA18241207479): Mengandung Asam retinoat dan Hidrokinon.
11. YANTIYNK BEAUTY Night Cream Whitening Acne (NA18240117151): Mengandung Asam retinoat.
Produk tanpa izin edar
12. Glowing Night Treatment (dalam paket GLOWING BEAUTY SKINCARE BY GLOWING BEAUTY): Mengandung Hidrokinon.
13. CLARIDERM Astringent AHA + Licorice: Mengandung Hidrokinon.
Produk impor
14. MARSHWILLOW Sugar Dust Eyeshadow Palette 803 (NA11201200518): Mengandung Pewarna Merah K10 (CI 45170).
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)