BEAUTY

Auto-glowing tapi Ngeri? Cek 4 Ciri Krim 'Abal-abal' Merkuri Ini, Bestie!

Mia Vale
Rabu 24 Juni 2026 / 18:12
Ringkasnya gini..
  • Sekarang makin banyak beredar produk kosmetik, baik lokal maupun impor, yang nekat pakai merkuri demi hasil instan.
  • Memutihkan atau mencerahkan kulit membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
  • Sedangkan, merkuri menawarkan hasil yang singkat, tetapi dengan risiko yang tak sepadan.
Jakarta: Ingin kulit glowing jangan sampai justru membahayakan kesehatan, ya. Sekarang makin banyak beredar produk kosmetik, baik lokal maupun impor, yang nekat pakai merkuri demi hasil instan. 

Padahal, bahayanya sangat nyata dan berisiko merusak kulit secara permanen. Mari lebih pintar memilih produk dengan mengenali ciri-ciri krim bermerkuri berikut ini, dikutip dari Halodoc.



 

Ciri-ciri fisik 


Produk krim pemutih yang mengandung merkuri memang dapat memberikan efek cerah secara cepat. Tapi tentu saja hal itu bisa berisiko kerusakan kulit dan gangguan kesehatan dalam jangka panjang. 

Nah secara fisik, krim pemutih yang mengandung merkuri, memiliki ciri-ciri, seperti:

- Tekstur krim sangat lengket, di mana bila dioleskan, krim terasa lengket, sulit merata, dan ketika dicolek terasa menggumpal atau seperti ada lem.

- Warna mengilap dan tidak wajar, umumnya berwarna putih pucat atau kuning cerah/krem dan kadang tampak mengilap atau berkilau akibat partikel logam.

- Aroma menyengat, di mana baunya tidak seperti wangi kosmetik alami. Krim bermerkuri sering kali memiliki bau logam yang tajam atau bau parfum yang sangat kuat untuk menutupi bau bahan kimia 
 

Dampak setelah pemakaian



(Krim bermerkuri sangat berbahaya. Bahan ini juga bersifat korosif dan karsinogenik, yang sering memicu kerusakan kulit permanen, flek hitam, hingga kanker kulit. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Untuk krim pemutih yang menggunakan merkuri, biasanya akan terjadi perubahan warna kulit menjadi putih atau glowing terlihat sangat cepat, bahkan dalam hitungan hari. 

Ini terjadi karena merkuri menghambat produksi pigmen kulit. Selain itu, kulit juga menjadi sangat sensitif, perih, dan mudah memerah (seperti kepiting rebus) saat terkena paparan sinar matahari. 

Dan lapisan epidermis kulit terkikis sehingga pori-pori terlihat mengecil, kulit terasa tipis, dan pembuluh darah kapiler sering terlihat jelas di permukaan.
 

Legalitas dan kemasan produk


Umumnya produk ini ilegal, dijual tanpa kotak kemasan bermerek jelas, tidak memiliki nomor BPOM, atau menggunakan nomor BPOM palsu. 

Bahkan label komposisi tidak dicantumkan dengan jelas, atau hanya mencantumkan bahasa asing tanpa terjemahan yang resmi.



 

Awas risiko jangka panjang


Memutihkan atau mencerahkan kulit membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sedangkan, merkuri menawarkan hasil yang singkat, tetapi dengan risiko yang tak sepadan. 

Jika pemakaian dihentikan, wajah akan langsung mengalami beruntusan, jerawat parah, atau bercak hitam yang lebih gelap dari sebelumnya. 

Selain itu, merkuri juga sangat beracun dan dapat diserap ke dalam aliran darah. Pemakaian terus-menerus memicu kerusakan permanen pada kulit, saraf, ginjal, hingga gangguan perkembangan janin (teratogenik) pada ibu hamil.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH