FITNESS & HEALTH

Spill Penyebab Jerawat Punggung yang Sering di-Gatekeep, Nomor 3 Sering Banget Dilakuin!

Yatin Suleha
Rabu 15 Juli 2026 / 12:10
Ringkasnya gini..
  • Mulai dari cara merawat rambut, pakaian yang dikenakan setelah berolahraga, hingga produk perawatan tubuh, dapat memengaruhi kondisi kulit.
  • Pada dasarnya, jerawat punggung muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri.
  • Untuk membantu mengurangi risiko jerawat punggung, bersihkan kulit menggunakan sabun yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide.
Jakarta: Jerawat di punggung sering kali terasa lebih mengganggu, karena sulit dijangkau dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. 

Banyak orang mengira penyebabnya hanya karena kulit berminyak atau jarang mandi, padahal ada berbagai kebiasaan sehari-hari, yang tanpa disadari ikut memicu munculnya jerawat di area punggung.

Mulai dari cara merawat rambut, pakaian yang dikenakan setelah berolahraga, hingga produk perawatan tubuh yang digunakan, semuanya dapat memengaruhi kondisi kulit. 

 

Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, langkah pencegahan dan perawatan pun bisa dilakukan dengan lebih efektif.

Pada dasarnya, jerawat punggung muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Namun, beberapa kebiasaan, berikut juga sering menjadi pemicu yang tidak disadari.
 

1. Residu produk rambut


Sisa sampo atau kondisioner yang mengalir ke area punggung, saat membilas rambut dapat tertinggal di permukaan kulit. Jika tidak dibersihkan hingga benar-benar bersih, residu tersebut berisiko menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat.
 

2. Membiarkan baju basah setelah berolahraga


Pakaian yang basah karena keringat sebaiknya tidak digunakan terlalu lama. Kondisi yang lembap dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, sehingga meningkatkan risiko munculnya jerawat di punggung.
 

3. Terlalu sering menggunakan tas ransel



(Terlalu sering menggunakan tas ransel bisa menimbulkan jerawat punggung, Foto: Dok. Pexels.com)

Gesekan tali ransel yang terus-menerus pada kulit punggung, ditambah panas dan keringat yang terperangkap, dapat memicu acne mechanica atau jerawat akibat gesekan mekanis.
 

4. Deterjen dan pelembut pakaian


Kandungan pewangi maupun bahan kimia tertentu pada deterjen atau pelembut pakaian, dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada kulit punggung yang sensitif. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah mengalami peradangan dan muncul jerawat.
 

5. Seprai yang jarang dicuci


Seprai yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat menumpuknya minyak, keringat, dan sel kulit mati. Saat tidur, kotoran tersebut dapat kembali menempel pada kulit, dan berkontribusi menyumbat pori-pori.
 

6. Produk skincare tubuh yang kurang tepat


Losion maupun tabir surya (sunscreen) dengan formula yang terlalu berat, atau bersifat comedogenic dapat meningkatkan risiko penyumbatan pori-pori di area punggung, sehingga jerawat lebih mudah muncul.
 

Cara membantu mencegah jerawat punggung


Untuk membantu mengurangi risiko jerawat punggung, bersihkan kulit menggunakan sabun yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide.

 

Kemudian, bilas area punggung setelah selesai keramas agar tidak ada sisa produk rambut yang tertinggal, serta pilih pakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat, agar kulit tetap bersih dan nyaman sepanjang hari.

Secillia Nur Hafifah


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH