BEAUTY

Peroleh Sertifikasi CPOB dari BPOM, Perkuat Selatox di Industri Estetika

Aulia Putriningtias
Senin 20 Juli 2026 / 19:45
Ringkasnya gini..
  • Industri kecantikan dan estetika semakin berkembang hari demi hari, termasuk di Indonesia.
  • Salah satunya adalah pengembangan Botulinum Toxin Type A.
  • PT. Selatox Bio Pharma (Selatox) resmi mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Cikarang: Industri kecantikan dan estetika semakin berkembang hari demi hari, termasuk di Indonesia. Salah satunya adalah pengembangan Botulinum Toxin Type A.

PT. Selatox Bio Pharma (Selatox) resmi mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Fasilitas manufaktur dan sistem manajemen mutu perusahaan dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan regulator untuk produksi obat.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan bahwa sertifikasi CPOB mencerminkan komitmen perusahaan dalam memenuhi standar internasional. Hal ini terkait keamanan, mutu, dan khasiat produk, sekaligus menjadi langkah positif bagi penguatan industri farmasi dan biofarmasi nasional.

"Tugasnya Badan POM adalah mengawal dan memastikan semua produk itu aman, memiliki kualitas yang bagus dan khasiat yang bagus," papar Taruna dalam pembukaan resmi PT. Selatox Bio Pharma di Cikarang, Jawa Barat, Senin, 20 Juli 2026.

Menurut Taruna, beroperasinya fasilitas tersebut merupakan langkah strategis dalam memajukan industri biofarmasi dalam negeri, seiring dengan melonjaknya permintaan produk biologis di pasar global

Taruna menjelaskan produk biologis saat ini memegang porsi terbesar di pasar farmasi internasional. Data global menunjukkan bahwa produk biologis menyumbang sekitar 65 persen dari total nilai industri farmasi, sementara produk berdasar sintetis kimia hanya sekitar 35 persen.

Selatox ini merupakan perusahaan biofarmasi yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan manufaktur produk biofarmasi estetika. Perolehan sertifikasi CPOB ini memperkuat fondasi operasional dalam menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu dan keamanan.

"Sertifikasi ini menegaskan bahwa fasilitas manufaktur dan sistem manajemen mutu kami telah memenuhi standar yang ditetapkan," kata Joh Young Hoon, Chief Executive Officer Selatox.

Ke depannya, kata Young Hoon, Selatox akan berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia lokal. Selain itu, juga pada penerapan teknologi manufaktur berstandar internasional untuk tumbuh bersama dan berkontribusi terhadap kemajuan industri farmasi dan bioteknologi Indonesia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH