Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Pola Belanja Masyarakat Bergeser

Ekonomi Virus Korona transaksi non tunai Analisis Ekonomi Ekonomi Indonesia Pemulihan Ekonomi Nasional
Angga Bratadharma • 09 September 2020 13:32

2. OVO
Dompet digital yang dikelola PT Visionet International ini menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 24 persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia. Sebanyak 25 persen responden menyukai OVO dengan total nominal transaksi terbesar per bulan sekitar Rp134 ribu dan digunakan rata-rata 6,2 kali tiap bulan.
 
Sebanyak 20 persen responden memilih OVO sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian 28 persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.
 
3. GoPay
Posisi ketiga diduduki e-wallet besutan PT Dompet Anak Bangsa yang juga anak usaha PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (GoJek). GoPay punya pangsa pasar 23 persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 21 responden menyukai penggunaan GoPay untuk bertransaksi nontunai di platform Super App Gojek. Total nominal transaksi terbesar per bulan sekitar Rp109 ribu dan digunakan rata-rata 6,1 kali tiap bulan.
 
Sebanyak 13 persen responden memilih GoPay sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian 20 persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.
 
4. DANA
Dompet digital yang dikelola perusahaan teknologi finansial (fintech) pembayaran, PT Espay Debit Indonesia Koe, ini menempati urutan empat. DANA bersaing ketat dengan pangsa pasar 19 persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia. Meski total nominal transaksi terbesar per bulan mencapai sekitar Rp134 ribu, responden yang menyukai pengguna DANA baru 18 persen.
 
Saat ini, DANA juga telah terintegrasi dengan Bukalapak dan muncul sebagai pembayaran nontunai di beragam merchant ritel offline termasuk food and beverages. Frekuensi penggunaan rata-rata sebanyak 6,4 kali tiap bulan.
 
Sebanyak 13 persen responden juga memilih DANA sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian 11 persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.
 
5. LinkAja
Urutan kelima ditempati LinkAja dengan pangsa pasar delapan persen dari total transaksi e-wallet di Indonesia. Dompet digital perusahaan BUMN ini disukai lima persen responden. Sama halnya dengan DANA, dan OVO, total nominal transaksi terbesar di LinkAja per bulan mencapai sekitar Rp134 ribu. Frekuensi penggunaan LinkAja rata-rata 5,7 kali tiap bulan.
 
Sebanyak dua persen responden juga memilih DANA sebagai merek dompet digital yang dianggap paling memudahkan pengalaman pembayaran nontunai. Kemudian tiga persen responden mengaku telah memanfaatkan tawaran promosi.
 
(ABD)
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif