Bambang Suryo (kanan) bersama Agusto Ariefianto di Malang-Medcom.id/Daviq
Bambang Suryo (kanan) bersama Agusto Ariefianto di Malang-Medcom.id/Daviq

Ungkap Match Fixing, Bambang Suryo Dapat Ancaman Dimutilasi

Bola bola liga indonesia suap
Daviq Umar Al Faruq • 06 Desember 2018 06:05
Malang: Mantan pelaku pengaturan skor (runner match fixing) Bambang Suryo, mengaku mendapat sejumlah ancaman usai membeberkan fakta mengenai adanya mafia sepak bola di Indonesia. Ancaman tersebut didapatnya via telepon.
 
Sebelumnya, Bambang menjadi narasumber dalam acara diskusi salah satu televisi nasional, Rabu 28 November 2018, dan membeberkan salah satu mafia sepak bola di Indonesia, Vigit Waluyo (VW). Bambang sendiri telah berhenti berkutat di dunia match fixing sejak 2015 lalu.
 
"Ancaman mulai dari mau dikarungin, dicincang, dimasukin got, dimasukin kali (sungai), dimutilasi. Orang 'atas' pun ada yang mengancam saya," katanya saat jumpe pers, Rabu 5 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Singkirkan Thailand, Malaysia Lolos ke Final Piala AFF 2018
 
Bambang sendiri mengaku tak takut menghadapi ancaman tersebut. Dia sendiri mengungkapkan mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak atas upayanya membongkar mafia sepak bola. Salah satunya dari Ketua GM FKPPI Kabupaten Malang Agusto Ariefianto.
 
"Ancaman banyak. Saya di-back up oleh Pak Agusto, beliau bilang, 'Maju terus jangan takut'. Kita orang NKRI, kita berpedoman bahwa negara ini adalah negara yang berdaulat," bebernya.
 
Manajer Metro FC ini mengatakan upaya yang dilakukannya saat ini bertujuan untuk memajukan sepak bola di Indonesia. Oleh karena itu, dia menegaskan tak akan mundur untuk terus membongkar bobroknya sepak bola di Tanah Air.
 
Baca juga: Wasit Jumadi Bantah TerlibatMatch Fixing
 
"Bukan hanya VW saja, tapi orang-orang lain saya sudah tahu semuanya. Saat ini saya tidak akan menghantam, saya tunggu. Saya dulu adalah pemain bertahan, stopper. Jadi saya akan tunggu dulu," tegasnya.
 
Di sisi lain, pria berkepala plontos ini meminta Vigit Waluyo untuk menunjukkan jati dirinya. Dia meminta agar Vigit tak hanya mengancamnya lewat telepon atau lewat orang lain.
 
"Sekarang kalau mau Vigit muncul. Jangan hanya telepon menyuruh orang, jangan hanya mengintimidasi dengan orang. Kita tetap all out untuk memerangi match fixing, menjadikan sepak bola warna yang terbaru," pungkasnya.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
 
Video: Komdis PSSI Tetapkan Hukuman untuk Hidayat

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi