Wasit Jumadi Bantah Terlibat <i>Match Fixing</i>
Wasit Jumadi Effendi (kanan) saat memimpin laga Bali United kontra Persija akhir pekan lalu (Dok. Persija)
Jakarta: Wasit Jumadi Effendi membuat keputusan janggal menghentikan pertandingan Bali United kontra Persija tanpa pemberitahuan tambahan waktu, Minggu 2 Desember. Kejadian itu membuatnya terseret isu match fixing (pengaturan skor) yang tengah marak diperbincangkan. 

Namun, Jumadi membantah keras jika terlibat dalam praktik kecurangan tersebut. Ia menegaskan menghentikan laga Bali United melawan Persija atas dasar pedoman Pasal 5 Law of the Game FIFA.

Bukan karena semata ingin memberikan kemenangan bagi Macan Kemayoran yang saat itu sedang unggul 2-1. Sehingga membuat Persija berhasil naik ke puncak klasemen Liga 1 jelang pekan terakhir pada 9 Desember nanti.


"Enggak lah mas (terlibat pengaturan skor), kita teman juga sama Bali sama Jakarta. Intinya jangan ada pertandingan satu, merusak pertandingan seluruhnya, dalam arti oknum gitu," kata Jumadi saat dihubungi Medcom.id, Selasa 4 Desember.

"Kadang kita sebagai wasit itu dilema. Kalau tuan rumah menang dikira kita bela tuan rumah. Yang tamu menang, dikira kita bela tamu. Kemarin itu kan karena gangguan flare, kalau tidak ada flare mungkin pertandingan lebih enak lagi kemarin," sambungnya.

Ia juga mengatakan masih belum menerima penilaian pertandingan kemarin dari komisi wasit. Meski sudah mendapatkan laporan mengenai keluhan tak adanya tambahan waktu, namun Jumadi masih menunggu evaluasi komisi wasit.

"Memang masih dievaluasi, saya menyalahi LOTH atau tidak. Jadi laporan saya dan asisten saya otomatis kan nanti diolah dan dikonfirmasi. Kalau memang saya menyalahi LOTG ya otomatis off (dilarang memimpin pertandingan dalam batas waktu tertentu)," terang pria yang juga bekerja di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar Malang.

"Sekarang komisi kami dari Jepang, jadi memang enggak main-main. Kalau off dua-tiga bulan itu sudah jadi kerugian sangat besar bagi kami. Kita latihan setiap hari pagi-sore, sementara buat itu (match fixing) tidak lah, tidak macam-macam," pungkasnya.

 



(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id