Singapura: Persija Jakarta menelan kekalahan tipis dari Home United pada leg 1 semifinal Piala AFC zona ASEAN. Pelatih Stefano Cugurra Teco menyebut lapangan menjadi faktor kekalahan.
Stadion Jalan Besar di Singapura menggunakan rumput sintetis. Macan Kemayoran sebetulnya sudah pernah menjajal stadion tersebut saat menang 4-2 dari Tampines Rovers pada babak grup, namun ia merasa itu masih menjadi kendala buat anak asuhnya.
Teco merasa kondisi lapangan yang menyulitkan itu membuat strateginya tidak maksimal. Aliran bola dirasa berbeda sehingga memaksa Persija mengubah taktik bola-bola pendek.
"Masalah terbesar adalah tentang lapangan di sini. Kami juga tidak bermain dengan skuat terbaik. Dengan lapangan seperti ini, ketika kamu mengumpan sangat berbeda dengan lapangan yang biasa kami mainkan. Jadi, kami main bola-bola panjang akhirnya," kata Teco usai laga.
Klik: Rentetan Kisah Trofi Jatuh yang Terjadi di Sepak Bola
Home United unggul 3-2 atas Persija lewat gol bunuh diri Maman Abdurrahman dan lesakan Song Ui-Young. Kedua gol itu terjadi di awal-awal babak pertama.
Situasi tersebut, menurut Teco, juga menjadi salah satu faktor kuat mengapa anak asuhnya sulit menang. Ramdani Lestaluhu memang sempat menyamakan kedudukan berkat brace-nya, tapi Hafiz Nor memastikan kemenangan Home United atas Persija.
"Kami kebobolan cepat juga, itu membuat permainan kami sedikit keteteran. Jadi, sekali lagi, ini dua pertandingan, masih ada satu leg lagi," ujarnya lagi.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
Video: Salam Perpisahan Wenger untuk Arsenal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ACF)
