medcom.id, Jayapura: Konflik antara Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuat sepak bola Indonesia terancam disanksi FIFA. Meski situasi di persepakbolaan di tanah air sedang getir, Persipura Jayapura tidak mau ambil pusing dan lebih memilih untuk berkonsentrasi tampil di babak 16-besar Piala AFC 2015, Selasa 26 Mei.
"Sambil menunggu sanksi dari FIFA, Persipura akan tetap fokus main di AFC. Persipura bernaung di bawah PSSI. Jadi Persipura hanya bisa menunggu dan menyerahkan seluruh urusan kepada PSSI," kata Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano di Jayapura, Papua, Minggu (17/5/2015).
Jika Persipura dan Persib Bandung selaku peserta Piala AFC di diskualifikasi dari turman karena sanksi FIFA, Mano mengaku pihak klub juga tidak akan "kebakaran jenggot" dan lebih memilih menyerahkan semuanya kepada PSSI.
"Semuanya kita serahkan kepada PSSI karena kita mewakili Indonesia di ajang Piala AFC. Itulah komitmen dari manajemen Persipura," tutup Mano.
Persipura akan melawan tim asal Malaysia, Pahang FC, dalam lanjutan babak 16-besar Piala AFC, Selasa 26 Mei 2015. Performa bagus saat pertandingan diperlukan karena babak 16-besar belum menggunakan sistem kandang-tandang. Jadi siapa pun yang memenangkan laga nanti berhak melaju ke perempat final. (ANT)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(HIL)
