Adalah akun facebook Aahmad Awaluddin yang turut mengunggah tautan berisi foto dan narasi tersebut, Senin 28 Juni 2021. Berikut narasi selengkapnya:
"MasyaAllah, Bayi Ini Lahir Bawa Al-Quran, Ibunya Yang Non Islam Langsung Mengucapkan 2 Kalimat Syahadat."
Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 1.200 emotikon, 51 komentar dan 19 kali dibagikan.
Benarkah demikian?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa foto tersebut memperlihatkan bayi yang terlahir membawa mushaf Alquran dari rahim ibunya, adalah benar. Peristiwa itu terjadi di Nigeria.
Dikutip Republika.co.id dari Pmnewsnigeria, bayi itu lahir pada 7 Mei 2012 di 112 Olateju Street, Mushin, Lagos State, Nigeria Barat Daya. Bayi itu lahir dari rahim seorang ibu bernama Kikelomo Ilori.
Sang ibu yang berprofesi sebagai ali kecantikan ini lantas menjadi mualaf dan mengganti namanya menjadi Sherifat. Sang bayi diberi nama Abdul Wahab Iyanda Aderemi Irawo oleh ulama setempat.
Informasi ini menuai pro dan kontra. Namun para saksi, media dan ibu bayi tersebut diyakini menyaksikan sendiri peristiwa tersebut.
"Allah SWT tak pernah berhenti menunjukkan kuasa-Nya. Seorang bayi di Nigeria lahir sembari membawa Alquran dari rahim ibunya. Sejatinya, ibu bayi tersebut beragama Kristen, tapi pascamelihat mukjizat Allah tersebut, sang ibu dan nenek bayi tersebut langsung mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan diri masuk Islam," tulis Republika.co.id dalam laporannya, Sabtu 19 Mei 2012.
![[Cek Fakta] Bayi Ini Terlahir Membawa Alquran dari Rahim Ibunya? Simak Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-06-29%20at%2020_01_54.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa foto tersebut memperlihatkan bayi yang terlahir membawa mushaf Alquran dan ibunya menjadi mualaf, adalah benar. Peristiwa itu terjadi di Nigeria.
Referensi:
https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/05/19/m49osw-subhanallah-bayi-ini-lahir-membawa-alquran
https://archive.md/l9oGf
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News