Akun Facebook Aris Cls turut membagikan foto itu pada Rabu, 22 Desember 2021. Akun itu mengunggah foto tangkapan layar artikel berita dari situs daring. Pada foto itu terdapat narasi "NASIB BALIHO PUAN: DARI JALAN TURUN KE JAMBAN!".
"Semoga Bermanfaat" tulis akun Aris Cls
Benarkah baliho bergambar Puan Maharani digunakan untuk menutup jamban? Berikut cek faktanya.
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada foto tangkapan layar yang beredar bahwa baliho bergambar Puan Maharani digunakan untuk menutup jamban adalah salah. Faktanya, foto tersebut telah diedit. Melalui reverse image, foto jamban tersebut banyak digunakan media sebagai foto ilustrasi terkait isu sanitasi, kebersihan dan kemiskinan. Namun pada foto aslinya tidak ada gambar baliho Puan.
Foto itu sudah lama beredar, setidaknya diunggah Sindonews.com pada 2014 pada artikel berjudul "3.000 warga Blitar Tak Punya Jamban".
![[Cek Fakta] Viral Foto Baliho Puan Jadi Tutup Jamban Hoaks, Begini Fakta Sebenarnya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-12-24%20at%2010_38_42.png)
Situs Antaranews.com juga mengunggah foto jamban tersebut pada artikel berjudul "85 persen jamban di Bengkulu Selatan sehat" dimuat Senin, 7 Mei 2018. Pada gambar tidak ada baliho Puan.
Liputan6.com juga mengunggah foto serupa pada artikel berjudul "Mitos Bugis-Makassar, Meludah saat Buang Hajat Bisa Bikin Jerawatan" dimuat 15 September 2019. Juga tidak ada gambar baliho Puan. Pikiran-rakyat.commengunggah foto jamban serupa. Lagi-lagi, tidak ada foto baliho Puan menutupi jamban.
Kesimpulan:
Klaim pada foto tangkapan layar yang beredar bahwa baliho bergambar Puan Maharani digunakan untuk menutup jamban adalah salah. Faktanya, foto tersebut telah diedit.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Viral Foto Baliho Puan Jadi Tutup Jamban Hoaks, Begini Fakta Sebenarnya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Cek%20Fakta%20-%20Misleading%20Content(14).jpeg)
Referensi:
https://daerah.sindonews.com/berita/914192/23/3000-warga-blitar-tak-punya-jamban
https://bengkulu.antaranews.com/berita/49558/85-persen-jamban-di-bengkulu-selatan-sehat
https://www.liputan6.com/regional/read/4062680/mitos-bugis-makassar-meludah-saat-buang-hajat-bisa-bikin-jerawatan
https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01320433/fixriaupesisir.pikiran-rakyat.com
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News