Booth Toyota di IIMS 2026. Toyota
Booth Toyota di IIMS 2026. Toyota

Dollar Tembus Rp17.600, Harga Mobil Toyota Bakal Naik?

Ekawan Raharja • 18 Mei 2026 10:38
Ringkasnya gini..
  • Toyota memantau pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang sudah menyentuh level Rp17.600.
  • Toyota berharap kurs dolar turun agar perusahaan tidak perlu menaikkan harga mobil di Indonesia.
  • Perusahaan kini mencari langkah efisiensi bersama stakeholder untuk menekan dampak pelemahan rupiah.
DKI Jakarta: Pantauan per Jumat (15-5-2026), nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat sudah tembus Rp17.600. Kondisi ini membuat Toyota berharap nilai tukar rupiah kembali menguat agar harga mobil tidak perlu naik.
 
Harapan ini disampaikan oleh Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, pada Sabtu (16/5/2026) di Senayan Jakarta Pusat. Terlepas dari harapannya tersebut, dia bersama tim terus memperhatikan kondisi nilai tukar rupiah dan berusaha menahan kenaikan harga mobil.
 
“Kita terus akan monitor pergerakan. Yang pastinya adalah seperti yang kami sampaikan, kami sebagai Toyota Indonesia, dealer, distributor, kemudian manufacturer, dan juga supplier, ingin meminimalisir dampak ini,” ujar Bansar.

“Jadi kita akan monitor terus nih. Ya mudah-mudahan memang nanti kedepannya dollar akan menurun, sehingga kita bisa meminimalisir dampak yang ada. Mudah-mudahan juga kalau misalkan turun terus ke depannya, ya tidak perlu (kenaikan harga),” lanjut Bansar.

Baca Juga:
GWM Ora 5, Pantaskah Menantang BYD Atto 3?


Perusahaan juga saat ini sedang berdiskusi dengan berbagai pihak di rantai industri untuk mencari langkah efisiensi agar dampak pelemahan rupiah bisa ditekan.
 
“Kita sebetulnya memang juga mencoba berdiskusi dengan semua pihak, semua stakeholder dalam bagaimana kita menyiapkan kendaraan, kita juga melakukan banyak efisiensi untuk bagaimana bisa menanggulangi kenaikan tersebut,” kata Bansar.
 
“Karena itu, kita masih belum bisa sampaikan sekarang. Yang pasti itu menjadi tantangan kita bagaimana kita bisa meminimalisir dampak yang terjadi di konsumen," lanjutnya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan