Adalah akun facebook Eiga Fujita yang mengunggah tangkapan layar tersebut pada Minggu 7 Juni 2020. Terhadap foto tangkapan itu, akun Eiga Fujita memberikan komentar.
"Masalah buat lho!??
Hadehh pantesan subur," tulis akun Eiga Fujita dengan menyertakan sebuah tautan artikel.
Berikut tautannya:
https://jabarbicara.com/saya-pki-masalah-buat-elo-kata-pria-berjaket-logo-polisi/
![[Cek Fakta] Pria Berjaket Logo Polisi Mengaku jadi Anggota PKI? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/jaket(1).jpg)
Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 862 emotikon, 267 komentar dan 735 kali dibagikan. Berikut sejumlah komentar yang muncul:
"POLRI hrs bersih dr penyusup PKI.. ini oknum polisi hrs cpt ditindak.. kl tdk cpt diproses bs2 lbh merusak institusi POLRI..," tulis akunGito Gito Gito, Rabu 10 Juni 2020.
"Waduh kenapa orang ini bisa jadi polisi ayobpak Kapolri orangbini diselkan dan dibpecat beraninya dia orangnya pki," tulis akun Syamsir Yusfan, Selasa 9 Juni 2020.
"Ayo komandan pecat ! Pki gk blh jd polisi," tulis akun Moeza Mumun, Selasa 9 Juni 2020.
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa pengakuan itu berasal dari anggota Polri, adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi valid mengenai hal tersebut.
Dilansir Detik.com, pengakuan itu tampak pada sebuah akun facebook Aminuddin S pada Minggu 24 Mei 2020, pukul 18.23 WIB. Akun itu tampak mengunggah foto pria menggunakan jaket logo polisi atau Polda Sumut dan menuliskan sebuah narasi 'Saya PKI masalah buat elo atau elo takut ia sama PKI?'.
"Dari nama di akun tersebut, tidak ada nama anggota Polda Sumut," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, seperti dilansir Detik.com, Rabu 3 Juni 2020.
![[Cek Fakta] Pria Berjaket Logo Polisi Mengaku jadi Anggota PKI? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/jaket2.jpg)
Sementara itu, foto pria pada akun facebook tersebut, dinilai hanya menggunakan jaket berlogo polisi. Tatan menegaskan pihaknya menyelidiki lebih lanjut terkait pemilik akun tersebut.
"Tim Cyber Polda Sumut masih menyelidiki siapa pemilik akun tersebut," kata Tatan seperti dilansir Jabarbicara.com, Kamis 4 Juni 2020.
![[Cek Fakta] Pria Berjaket Logo Polisi Mengaku jadi Anggota PKI? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/jaket3.jpg)
Berikut isi artikel selengkapnya:
‘Saya PKI Masalah Buat Elo…’, Kata Pria Berjaket Logo Polisi
JABARBICARA.COM— Lagi-lagi jagat media sosial dihebohkan dengan tulisan soal PKI. Tulisan terkait PKI itu diunggah akun Facebook bernama Aminuddin S.
Seperti diberitakan kabarmedan.com, pemilik akun FB itu mengaku bekerja di Polda Sumatra Utara.
Dalam foto profilnya, pria yang diduga Aminuddin S terlihat mengenakan jaket bertuliskan Polda Sumut.
Postingan tersebut ditujukan ke grup Facebook INDONESIA BERSUARA dengan tulisan: “Saya PKI masalah buat elo atau elo takut ia sama PKI?”
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja ketika dikonfirmasi mengaku masih menyelidiki akun Facebook tersebut.
“Tim Cyber Polda Sumut masih menyelidiki siapa pemilik akun tersebut,” kata Tatan, kemarin.
Tatan mengaku, tidak ada nama polisi seperti yang tertera di dalam akun Facebook tersebut.
Selain itu, katanya, pria yang diduga pemilik akun hanya menggunakan baju dengan logo Polda.“Di akunnya tidak ada mengaku dari Polda. Hanya menggunakan baju (jaket) berlogo Polda,” pungkasnya. Sumber Suara.com
Kesimpulan:
Klaim bahwa pengakuan itu berasal dari anggota Polri, adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi valid mengenai hal tersebut.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
Referensi:
1.https://news.detik.com/berita/d-5038592/polda-sumut-pastikan-tak-ada-nama-anggota-seperti-di-akun-posting-saya-pki
2.https://jabarbicara.com/saya-pki-masalah-buat-elo-kata-pria-berjaket-logo-polisi/
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News