Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial
Tangkapan layar unggahan hoaks di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Menghirup Bubuk Jahe Kering Diklaim Dapat Menyembuhkan Infeksi Varian Omicron? Cek Dulu Faktanya

Medcom Files hoax Cek Fakta Jahe kabar hoaks Varian Omicron Hoaks Covid-19
Wanda Indana • 27 Januari 2022 12:51
Menghirup bubuk jahe kering diklaim dapat menyebuhkan infeksi Covid-19 varian Omicron. Klaim ini beredar di media sosial.
 
Akun Twitter harshoza (@harshoza03) membagikan klaim tersebut pada 10 Januari 2022. Akun itu mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang dokter spesialis paru-paru bernama dr. Zarir Udwadia.
 
Dalam video, laki-laki tersebut menjelaskan bubuk jahe kering memiliki sifat basa dan pH yang tinggi sehingga dapat membunuh Covid-19 yang menyebar melalui lubang hidung, selaput lendir, tenggorokan dan kemudian paru-paru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Sharing excerpts from presentation by Dr Zarir Udwadia , most respected chest physician in the country Via WhatsApp" tulis akun tersebut. Terjemahannya:
 
"Berbagi kutipan dari presentasi Dr Zarir Udwadia, dokter dada paling dihormati di negeri ini Melalui WhatsApp"

 
Benarkah? Berikut cek faktanya.
 

[Cek Fakta] Menghirup Bubuk Jahe Kering Diklaim Dapat Menyembuhkan Infeksi Varian Omicron? Cek Dulu Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim menghirup bubuk jahe kering dapat menyebuhkan infeksi Covid-19 varian Omicron adalah salah. Faktanya, pria dalam video bukan dr. Zarir Udwadia.
 
Dikutup dari boomlive.in, dr. Zarir Udwadi telah dihubungi dan menyatakan tidak pernah membuat klaim bahwa menghirup bubuk jahe dapat menyembuhkan Covid-19. Dokter Zakir juga melarang masyarakat untuk menggunakan cara tersebut.

"Dalam video tersebut, Udwadia tidak menyebut inhalasi bubuk jahe sebagai obat Covid" tulis boomlive.in dalam laporannya.


Pria dalam video yang beredar adalah Dr Sushil Razdan. Setelah dikonfirmasi, Razdan juga mengatakan bahwa dia tidak memiliki hubungan dengan video viral atau obat yang disarankan di dalamnya. Dr Razdan membantah klaim yang salah mengidentifikasi dirinya dan pesan viral tersebut.
 
Pula, merujuk The National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, mengonsumsi jahe, memakan akar jahe, menghirup jahe, maupun menambahkan bubuk jahe ke dalam makanan tidak akan menghentikan infeksi virus Covid-19. Virus Covid-19 akan masuk ke dalam sel dan melakukan replikasi, kemudian memasuki sel baru dan membuat replika lagi, begitu seterusnya.
 

Kesimpulan:
Klaim menghirup bubuk jahe kering dapat menyebuhkan infeksi Covid-19 varian Omicron adalah salah. Faktanya, pria dalam video bukan dr. Zarir Udwadia.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Menghirup Bubuk Jahe Kering Diklaim Dapat Menyembuhkan Infeksi Varian Omicron? Cek Dulu Faktanya
 

Referensi:
-https://www.boomlive.in/fact-check/health/viral-video-doctor-neurologist-coronavirus-omicron-ginger-not-sushil-razdan-16351
-https://www.nationalacademies.org/based-on-science/covid-ginger
 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif