Salah satu pertunjukan seni kreatif dalam Pandemic for Arts, dengan tema Spirit of Online Performance. (Foto: Wonderful Indonesia)
Salah satu pertunjukan seni kreatif dalam Pandemic for Arts, dengan tema Spirit of Online Performance. (Foto: Wonderful Indonesia)

Pelaku Seni di Danau Toba Hadirkan Spirit of Online Performance

Rona festival danau toba Kemenparekraf
Sunnaholomi Halakrispen • 11 Juni 2020 14:58
Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Rumah Karya Indonesia (RKI) mendukung penyelenggaraan Pandemic for Arts, dengan tema Spirit of Online Performance. Pertunjukan daring tersebut menghadirkan karya pekerja seni dan pelaku kreatif dari sejumlah kabupaten di kawasan Danau Toba.
 
Disiarkan secara live streaming di akun YouTube RKI Project dan sosial media RKI Project lainnya, acara akan berlangsung sebanyak empat kali. Dimulai Senin, 9 Juni 2020 sore dengan menghadirkan kelompok seni dan kreatif dari Kabupaten Dairi yang membawakan kolaborasi musik tradisi dan modern.
 
"Kegiatan ini sebagai ruang alternatif kesenian pada masa pandemi covid-19 sekaligus mendukung seniman dan pekerja kreatif di Sumatra Utara agar tetap dapat berkarya di rumah," ujar Deputi Bidang Pemasaran Nia Niscaya dalam keterangannya, dalam rilis resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aktivitas dan suasana di desa menjadi pengantar dalam setiap pertunjukan tentang peran masyarakat dan pemerintahan desa dalam menghadapi covid-19.
 
Kegiatannya semakin menarik, karena kelompok seni dan kreatif akan tampil dengan latar belakang pemandangan wisata Danau Toba. Bentuk penampilan akan mengekspresikan suasana pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, khususnya di desa-desa kawasan Danau toba.
 
Nia mengatakan, saat ini ruang-ruang pertemuan yang melibatkan kesenian baik dalam skala besar dan kecil tidak dapat dilaksanakan karena dampak covid-19. Sehingga, membuat banyak seniman tradisi dan modern banyak kehilangan ruang kesenian dalam pencapaian artistik yang berdampak langsung pada ekonomi para seniman itu sendiri.
 
Selain itu, rangkaian acara ini juga diharapkan menjadi suguhan hiburan yang menarik untuk masyarakat. Tentunya juga sekaligus memelihara dan melestarikan nilai tradisi.
 
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya kreativitas anak muda pekerja seni, khususnya di Sumatra Utara sekaligus memberi dorongan ekonomi bagi seniman tradisi," tuturnya.
 
Acara selanjutnya akan berlangsung pada 16 Juni 2020 yang menghadirkan kelompok Teater Tradisi Melayu dari Kota Tanjung Bali. Kemudian, tanggal 23 Juni 2020 yang menghadirkan kelompok musik dari Kabupaten Samosir, serta 30 Juni 2020 yang menghadirkan Opera Batak dari kelompok seni dan kreatif dari Kabupaten Toba.
 
(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif