Selain berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat, makan makanan yang tepat dalam jumlah yang memadai dapat membantu meningkatkan kesehatan paru-paru. Berikut beberapa makanan untuk kesehatan paru-paru seperti yang dirilis Amerikanki:
1. Makanan yang kaya vitamin C
Mendapatkan cukup vitamin C diperlukan untuk fungsi paru-paru agar optimal. Sifat antioksidan vitamin C melindungi paru-paru dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat memasuki tubuh melalui sinar matahari, polusi udara dan air, radiasi elektromagnetik, kimia, aditif, dan stres. Vitamin C juga dapat membantu meregenerasi akibat berkurangnya vitamin E. Ketika vitamin E berinteraksi dengan radikal bebas, hal itu akan dikonversi ke bentuk teroksidasi, yang tidak ada gunanya. Pada tahap ini, vitamin C memainkan peran yang sangat penting dalam membantu vitamin E untuk mendapatkan kembali perannya. Selain itu, vitamin C secara signifikan meningkatkan kemotaksis, fagositosis dan sel darah putih, yang memainkan peran besar dalam mekanisme pertahanan kekebalan di paru-paru. Para peneliti percaya bahwa vitamin C dapat menunjukkan sifat meningkatkan kekebalan tubuh ketika dipasangkan dengan mikronutrien lain. Dosis harian vitamin C yang direkomendasikan pada wanita adalah 75 mg per hari, sementara pria membutuhkan 90 mg vitamin C setiap hari. Makanan seperti jeruk, stroberi, melon, pepaya, kangkung, paprika manis, brokoli, dan kembang kol membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian Anda.
2. Makanan yang kaya vitamin E
Seperti vitamin C, vitamin E dapat meningkatkan fungsi paru-paru. Vitamin E, vitamin lemak larut, melindungi membran lipid dari oksidasi akibat radikal bebas. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan rutin vitamin E mengurangi risiko penyakit kronis obstruktif paru (Chronic Obstructive Pulmonary Disease/COPD), penyakit paru-paru yang mengganggu pernapasan normal. Yang paling menarik adalah vitamin E memberikan manfaat ini sama untuk non-perokok dan perokok. Untuk menjaga kesehatan paru-paru, baik pria maupun wanita membutuhkan jumlah vitamin E yang sama per hari yakni 15 mg. Anda dapat menemukan vitamin E dalam sayuran hijau, telur, minyak jagung, minyak safflower, dan minyak kedelai.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
3. Makanan yang mengandung omega-3
Meningkatkan asupan lemak omega-3 merupakan langkah penting menuju perbaikan fungsi paru-paru. Tingginya kadar asam lemak omega-3 telah terbukti mengurangi sintesis leukotrien, molekul inflamasi yang memainkan peran kunci dalam asma. Leukotrien memproduksi lendir menciptakan peradangan pada saluran udara Anda. Selain itu, omega-3 menghambat sintesis prostaglandin E2 (PGE2), yang memperbaiki jaringan dan respon inflamasi dalam paru-paru. Prostaglandin dan leukotrien adalah bagian dari eikosanoid, yang merupakan produk lipid berasal dari asam lemak tak jenuh ganda omega-6 yang disebut asam arakidonat. Minyak ikan, minyak kedelai, minyak canola, sayuran berdaun, ikan, dan kerang memberikan jumlah banyak asam lemak omega-3. American Heart Association merekomendasikan makan dua porsi ikan per minggu untuk meningkatkan asupan asam lemak omega-3. Satu porsi terdiri dari 3,5 ons ikan yang dimasak.
4. Makanan yang mengandung flavonoid dan karotenoid
Flavonoid, sekelompok antioksidan polifenol disintesis oleh tanaman, mengikat radikal bebas berbahaya. Selain aktivitas radikal bebas, flavonoid menghambat sintesis enzim yang bertanggung jawab untuk menghasilkan radikal bebas. Quercetin, flavone, rutin, dan hesperidin adalah flavonoid yang umum ditemukan dalam makanan. Quercetin membantu melindungi paru-paru dari polusi lingkungan dan asap rokok. Selain itu, makanan yang kaya quercetin, terutama apel dan bawang, dapat melindungi terhadap bentuk-bentuk tertentu dari kanker paru-paru--mengacu pada populasi dasar studi kasus dari Hawai. Selain dua makanan itu, jeruk, teh, dan anggur merah juga kaya quercetin. Minyak zaitun, blueberry, ceri, dan blackberry juga kaya flavonoid.
Karotenoid seperti beta-karoten dan lycopene biasanya ditemukan di ubi jalar, labu, wortel, dan sayuran hijau. Tidak hanya melawan radikal bebas, karotenoid juga bereaksi dengan bahan kimia yang merusak untuk mengerem oksidasi lipid. Selain itu, Anda dapat mempertahankan fungsi paru-paru yang lebih baik dengan meningkatkan asupan karotenoid. Plus, makan makanan terutama yang kaya akan beta-karoten dapat membantu menangkal masalah paru-paru, termasuk asma dan bronkitis. Sangat dianjurkan untuk mendapatkan beta-karoten alami dari makanan bukan suplemen. Sebab sejumlah penelitian menemukan hubungan antara suplemen beta-karoten dan kanker paru-paru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TTD)
