Sektor pariwisata di Provinsi Bali sudah siap menyambut wisatawan nusantara (wisnus) untuk kembali menikmati keindahan di Pulau Dewata. (Ilustrasi/Pexels)
Sektor pariwisata di Provinsi Bali sudah siap menyambut wisatawan nusantara (wisnus) untuk kembali menikmati keindahan di Pulau Dewata. (Ilustrasi/Pexels)

Bali Siap Sambut Wisatawan Nusantara

Rona pariwisata indonesia
Kumara Anggita • 31 Juli 2020 13:28
Nusa Dua: Di era new normal ini, Sektor pariwisata di Provinsi Bali sudah siap menyambut wisatawan nusantara (wisnus) untuk kembali menikmati keindahan di Pulau Dewata. Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh stakeholder pariwisata Bali telah menggelar kegiatan Deklarasi Program Kepariwisataan Dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru & Digitalisasi Pariwisata Berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Peninsula Nusa Dua.
 
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu bidang yang sangat diperhatikan pemerintah. Ini karena sektor pariwisata dianggap bisa membuka lapangan pekerjaan yang banyak dan menyumbang devisa yang besar bagi negara.
 
“Pandemi covid-19 memberikan dampak yang nyata bagi seluruh sektor, terutama bagi sektor pariwisata. Sekarang perekonomian sudah mulai dipulihkan. Dan hari ini sangat bersejarah karena kita membuka kembali sektor pariwisata Bali. Dengan mempertimbangkan berapa jumlah orang yang positif, berapa banyak zona hijau. Bukan asal membuka,” kata Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menekankan kepada semua stakeholder pariwisata di Bali, pembukaan ini perlu dibarengi dengan kedisiplinan. Semua harus menerapkan protokol kesehatan dengan tegas.
 
“Bali hampir semua sudah zona hijau, dan tidak ada zona merah. Kerja sama antara kita penting. Kita harus membangun team kerja untuk itu, protokol kesehatan tidak bisa ditawar,” ujarnya.
 
Dalam hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengapresiasi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Bali. Menparekraf Wishnutama mengatakan, Kemenparekraf/Baparekraf memberikan pendampingan mulai dari persiapan hingga pembukaan kembali destinasi wisata di Bali.
 
Untuk menguatkan program Sapta Pesona dan Revitalisasi Amenitasnya. Serta memberikan berbagai fasilitas diantaranya alat pendukung kebersihan, kesehatan, dan keamanan.
 
“Kini, Bali telah siap mengimplementasikan protokol kesehatan pada tatanan era baru. Karena itu, saya sangat berbahagia karena besok pariwisata Bali siap menyambut wisatawan nusantara kembali. Kami juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia dalam penerapan digitalisasi di kawasan destinasi wisata berbasis QRIS,” ujarnya.
 
Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, Bali siap membuka sektor pariwisata secara bertahap pada 9 Juli 2020 untuk wisatawan lokal Bali dan pada 31 Juli 2020 untuk wisatawan nusantara dan rencananya pada Septermber 2020 akan di buka untuk wisatawan mancanegara.
 
Ia berharap hotel-hotel dan pelaku usaha dapat menjalankan aktivitasnya kembali. “Harapannya pada kuartal ketiga tahun ini sektor parwisata di sini sudah membaik. Aktivitas perekonomian bisa didukung penuh khususnya untuk mengairahkan pariwisata dan infrastruktur Bali,” pungkasnya.
 

 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif