Kenaikan harga berlaku untuk produk Pertamax dan Pertamax Green 95. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak mengalami perubahan.
Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," kata Roberth dalam keterangan tertulis, Selasa, 9 Juni 2026.
| Baca juga: Harga BBM per 1 Juni 2025, Banderol Solar Nonsubsidi Serempak Turun |
Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga senantiasa berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya.
Daftar Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026
Pertamax SeriesPertamax (RON 92): Rp16.250 per liter (naik Rp3.950 per liter)
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter (naik Rp4.100 per liter)
Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter (tetap)
Dex Series
Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter (tetap)
Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter (tetap)
BBM Bersubsidi
Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News