Storytelling bisa memaksimalkan ekonomi kreatif di bisang pariwisata. (Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
Storytelling bisa memaksimalkan ekonomi kreatif di bisang pariwisata. (Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)

Storytelling Bisa Maksimalkan Ekraf di Kawasan Pariwisata

Rona wisata Kemenparekraf
Sunnaholomi Halakrispen • 18 Agustus 2020 12:42

Garut: Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dr. Dedi Taufik, M. Si., mengatakan salah satu cara untuk meningkatkan Parekraf (pariwisata dan ekonomi kreatif) adalah dengan dikemas dalam storytelling. Misalnya, pada wisata gunung.


"Kalau di pendakian kan biasanya wisatawan mengukir batu membuat tanda cinta di sana. Maka begitu turun, jadi ngerusak lingkungan yang ada. Ini yang harus kita jaga. Itu hal kecil," ujar Dedi, sapaannya, di kawasan Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat.
 
Dedi, memaparkan bahwa pariwisata kita bisa membuatkan cerita untuk perjalanan di gunung. Ia memandang negera lain yang menyediakan tempat untuk menggantung gembok sebagai tanda cinta wisatawan. Maka, gunung di Garut pun bisa membuatkan konsep cerita yang unik.
 
"Jadi kalau benar mau berjanji di atas, beli gembok tapi dibuat dahulu rantainya. Story telling ini yang harusnya diangkat. Jangan ngerusak lingkungan. Jadi ini masukan saja untuk asosiasi," tuturnya.
 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif