Deadvlei yang terletak di Namib-Naukluft Park, Namibia, merupakan sebuah lansekap yang terbilang aneh dan asing.
Meski terdengar mirip dengan 'dead valley' (lembah kematian), Deadvlei bukanlah sebuah lembah seperti lembah lainnya. Istilah Deadvlei berarti 'rawa mati' dari bahasa Inggris 'dead', dan bahasa Afrika 'vlei', yang berarti danau atau rawa di antara bukit-bukit pasir.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Jika dilihat, sekilas ini mungkin tampak seperti lukisan. Nyatanya, itu adalah 'lembah mati'. Di sini, pohon-pohon yang telah kering berdiri melawan bukit-bukit pasir tertinggi di dunia.
Meski tempat ini terlihat gersang dan tanpa kehidupan, bisa jadi Anda akan tercengang ketika melihatnya. Pasalnya, tempat ini justru berubah menjadi pemandangan yang sangat indah yang dijamin akan memanjakan mata Anda.
Menurut Atlas Oscura, beberapa bukit pasir tersebut mencapai ketinggian 1.312 meter.
Sebelum tempat ini mati, dulunya Deadvlei pernah dialiri sungai, tetapi ketika iklim berubah, sungai menjadi mengering. Akhirnya tempat tersebut menjadi gersang dan 'tak bernyawa'.
Pepohonan yang dulunya rindang, kini hanya tersisa kerangka pohon. Kerangka-kerangka hangus oleh matahari berdiri di antara gundukan tanah kering. Namun beberapa spesies tanaman seperti Salsola semak dan Nara melon masih tumbuh di sana.
Meski tempat ini sangat indah, tapi untuk sebagian besar orang, Deadvlei merupakan tempat sepi yang menakutkan. Bagaimana dengan Anda, apakah Anda tertarik untuk mengunjungi tempat ini? (Ningtriasih/Huffingtonpost)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(PRI)
