Penyebab mobil terasa boros, jangan abaikan faktor teknis. medcom
Penyebab mobil terasa boros, jangan abaikan faktor teknis. medcom

Mobil Boros BBM? Wajib Cek 8 Hal ini!

Ahmad Garuda • 21 Mei 2026 11:27
Ringkasnya gini..
  • Menerapkan cara berkendara atau eco driving, tak selalu jadi hal penentu untuk mengirit penggunaan bahan bakar di mobil Sobat Medcom.
  • Namun ada beberapa faktor teknis yang wajib dipahami agar mobil jadi lebih irit.
  • Tekanan ban yang kurang membuat mobil butuh tenaga ekstra untuk bergerak. Apalagi dalam kondisi stop and go di tengah kemacetan jalan.
Jakarta - Menerapkan cara berkendara atau eco driving, tak selalu jadi hal penentu untuk mengirit penggunaan bahan bakar di mobil Sobat Medcom. Namun ada beberapa faktor teknis yang wajib dipahami agar mobil jadi lebih irit.

Berikut beberapa hal yang wajib dipahami:
1. Tekanan Ban Kurang

Tekanan ban yang kurang membuat mobil butuh tenaga ekstra untuk bergerak. Apalagi dalam kondisi stop and go di tengah kemacetan jalan. Oleh karena itu, periksa tekanan ban agar sesuai rekomendasi pabrikan dimana targetnya adalah konsumsi bensin terjaga optimal.

2. Mobil Overload

Setiap mobil punya batas maksimal beban yang bisa diangkut. Mobil yang over capacity dapat dipastikan membutuhkan tenaga lebih besar sehingga boros bensin. Tidak membawa muatan melampaui kemampuan mobil juga terkait keamanan di jalan.

3. Mengemudi Secara Agresif

Berkendara agresif membuat pengemudi ingin selalu memacu mobil. Akibatnya, mesin berusaha memenuhi kebutuhan tenaga dengan menambah suntikan BBM ke ruang bakar. Komputer mesin juga menganggap gaya berkendara Sobat sebagai karakter standar sehingga boros bensin.

Baca Juga:
Ini Dia Arah Pengembangan Mobil Honda di Masa Mendatang

4. Melakukan Modifikasi Mobil

Penggantian pelek dengan ukuran lebih besar bakal membuat mesin mobil bekerja ekstra. Ditambah biasanya juga mengganti ban dengan telapak lebih lebar sehingga butuh tenaga lebih besar untuk berjalan. Khususnya kalau ditambah spoiler yang menambah bobot mobil dan meningkatkan downforce.
 
Modifikasi untuk membuat mesin lebih responsif dan bertenaga ini justru membuat konsumsi bensin meningkat. Penambahan aksesori lain yang memakan daya listrik juga membuat mesin butuh tenaga tambahan.

5. Tidak Isi Bensin Sesuai Rekomendasi Toyota

Menggunakan BBM sesuai rekomendasi Toyota menjaga kesempurnaan proses pembakaran mesin. Konsumsi bahan bakar akan semakin boros jika Anda menekan pedal gas lebih dalam akibat terjadinya knocking yang dipicu oleh penggunaan bensin tidak sesuai kebutuhan mesin.

6. Lupa Ganti Oli Mesin

Terlambat mengganti oli mesin membuat sifat kimianya berubah dan kemampuan melumasi mesin turun drastis. Tidak hanya mengurangi usia pakai komponen, tapi juga membuat mesin bekerja lebih berat lantaran fungsi pelumas sudah tidak optimal.

Baca Juga:
Hyundai Masih Tahan Harga Mobil, Pasar Lagi Kompetitif!

7. Tidak Menggunakan Mode Berkendara ECO

Setiap mobil modern kini dilengkapi mode berkendara ECO yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar. Memang reaksi dan tenaga mobil berkurang, namun masih memadai di jalan perkotaan. Karena itu, gunakan mode ini untuk mengurangi konsumsi BBM.

8. Malas Servis Berkala

Servis berkala di bengkel resmi menjaga performa mesin selalu optimal. Dengan servis berkala, teknisi bengkel resmi mengecek kondisi mesin supaya tetap dapat bekerja dengan baik. Selanjutnya, memastikan kondisi onderdil pendukung seperti filter dan komponen penting lain seperti kaki-kaki mobil selalu prima dan tanpa masalah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan