Jakarta: Oatmeal merupakan pengganti nasi saat sarapan yang terbuat dari gandum, air, dan susu. Semangkuk oatmeal memiliki banyak gizi dan terasa lezat.
Studi menunjukkan bahwa gandum dalam oatmeal memiliki banyak manfaat kesehatan. Ini termasuk penurunan berat badan, kadar gula darah yang lebih rendah, dan pengurangan risiko penyakit jantung. Ada manfaat kesehatan lainnya dari mengonsumsi oatmeal.
1. Oat sangat bergizi
Komposisi gizi gandum seimbang dalam oatmeal. Gandum merupakan sumber karbohidrat dan serat yang baik, termasuk serat beta-glukan yang kuat. Juga mengandung lebih banyak protein dan lemak dari pada biji-bijian lain.Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Oat mengandung vitamin, mineral, dan senyawa tanaman antioksidan yang penting untuk dikonsumsi tubuh. Setengah cangkir (78 gram) gandum kering mengandung banyak zat baik dan vitamin. Maka demikian, gandum adalah salah satu makanan padat nutrisi yang bisa Anda makan.
2. Menurunkan kadar kolesterol
Penyakit jantung penyebab utama kematian manusia secara global. Salah satu faktor risiko utamanya ialah kolesterol darah tinggi.Banyak penelitian menunjukkan bahwa serat beta-glukan dalam gandum efektif dalam menurunkan kadar kolesterol total dan melindungi kolesterol LDL dari kerusakan.
Beta-glukan dapat meningkatkan ekskresi empedu yang kaya kolesterol. Sehingga mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Oksidasi kolesterol LDL jahat yang terjadi ketika LDL bereaksi dengan radikal bebas adalah langkah penting lainnya dalam perkembangan penyakit jantung.
Hal ini menghasilkan peradangan pada arteri, merusak jaringan, dan dapat meningkatkan risiko serangan jantung juga stroke.
3. Membantu menurunkan berat badan
Tidak hanya oatmeal sebagai menu sarapan yang lezat, tetapi makanan ini juga sangat mengenyangkan. Dapat membantu Anda makan lebih sedikit kalori dan menurunkan berat badan.Beta-glukan dalam oatmeal dapat meningkatkan perasaan kenyang dan dapat mempromosikan pelepasan peptida YY (PYY), hormon yang diproduksi dalam usus sebagai respons terhadap makan. Hormon kenyang ini telah terbukti menyebabkan berkurangnya asupan kalori dan dapat menurunkan risiko obesitas.
4. Oat halus dapat membantu perawatan kulit
Bukan kebetulan bahwa gandum dapat ditemukan di berbagai produk perawatan kulit. Bahkan, pembuat produk-produk ini sering memasukkan oat yang ditumbuk halus sebagai oatmeal koloid.Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyetujui oatmeal koloid sebagai zat pelindung kulit pada tahun 2003. Namun faktanya, oat memiliki sejarah panjang dalam perawatan gatal dan iritasi pada berbagai kondisi kulit.
Misalnya, produk kulit berbasis oat dapat memperbaiki gejala eksim yang tidak nyaman. Perhatikan bahwa manfaat perawatan kulit hanya berkaitan dengan oat yang diaplikasikan pada kulit, bukan yang dimakan.
5. Mengurangi risiko asma pada anak
Asma adalah penyakit kronis yang paling umum pada anak-anak. Meskipun tidak semua anak memiliki gejala yang sama, banyak yang mengalami batuk berulang dan sesak napas.Banyak peneliti percaya pengenalan dini makanan padat dapat meningkatkan risiko anak terserang asma dan penyakit alergi lainnya. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ini tidak berlaku untuk semua makanan.
Pengenalan awal gandum, sebenarnya bisa bersifat protektif. Satu studi melaporkan bahwa memberi makan gandum pada bayi sebelum usia enam bulan dikaitkan dengan penurunan risiko asma pada anak.
Hobi Kuliner? Gak Perlu Takut Kolesterol
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
