Seorang ahli kue dan penulis, Alice Medrich, mengungkapkan beberapa hal yang perlu diketahui bila Anda gemar mengonsumsi mentega dalam buku masak miliknya.
Lemak
Mentega harus, berdasarkan hukum, mengandung setidaknya 80 persen lemak susu. Bila berbeda, makan jenis makanan yang dihasilkan pun berbeda, terutama untuk masakan yang dipanggang.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Jenis
Ada beberapa jenis mentega: mentega budidaya dan tidak, serta mentega Eropa. Mentega yang tidak dibudidaya atau manis, berasal dari krim yang dipasteurisasi, biasanya dijual di supermarket.
Sementara, mentega budidaya terbuat dari krim yang telah difermentasi oleh bakteri baik dan bila diaduk lebih lama dan lebih lambat, menurut American Butter Institue. Mentega Eropa pun hampir sama, namun tidak semua hasil budidaya.
Kedua mentega tersebut memiliki sedikit kandungan air dan banyak lemak susu, sekitar 82 hingga 87 persen, dengan rasa yang lebih tajam dan dalam dibandingkan dengan mentega krim manis yang lunak.
Ada juga versi asin dan tawar dari masing-masing jenis mentega. Garam berguna untuk menambah rasa dan memperlama masa simpan.
Mentega yang berwarna cerah memiliki lebih banyak air dan lebih banyak lemak dan kalori, setengahnya, lebih banyak bila dibandingkan mentega biasa. Selain itu, mentega ini juga mengandung bahan pengemulsi dan pengawet karena bentuknya yang olesan.
Sementara itu, mentega kocok memiliki tekstur yang terang dan mudah menyebar karena adanya kandungan nitrogen di dalamnya bila dikocok.
Mentega organik yang memiliki setifikat USDA berasal dari sapi yang diternakkan secara organik, diberi makanan bebas pestisida, tanpa antibiotik atau hormon pertumbuhan.
Cara menyimpan
Tetap dalam keadaan terbungkus dan dingin, sebaiknya tidak dalam pintu kompartemen yang bersuhu fluktuatif. Mentega memengaruhi bau dalam kulkas, karena itu, sebaiknya Anda membungkus rapat atau melapisinya dengan plastik tambahan.
Menurut Butter Institute, mentega tawar bisa bertahan selama dua minggu dalam kulkas dan mentega asin bisa bertahan selama dua bulan. Namun pada kenyataannya, mentega bisa bertahan selama 1-3 bulan.
Namun, bila Anda tidak membuka bungkus mentega sama sekali, mentega bisa bertahan selama sembilan bulan dalam lemari pendingin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ELG)
