Shibuya Crossing, salah satu tempat yang menggambarkan Tokyo yang sibuk. (Foto: Dok. Luhur Hertanto)
Shibuya Crossing, salah satu tempat yang menggambarkan Tokyo yang sibuk. (Foto: Dok. Luhur Hertanto)

Penyebrangan Jalan Ini Destinasi Wisata lho

Rona wisata jepang
Luhur Hertanto • 17 November 2019 12:00
Tokyo: Shibuya dikenal sebagai salah satu kawasan komersial terkenal di Tokyo. Gedung perkantoran dan pertokoan mewah yang menjulang tinggi dengan layar-layar iklan raksasa membuat pemandangan Shibuya pada malam hari sangat dramatis.
 
Hal lain yang membuat jalinan zebra cross itu terkenal adalah penyebrangan jalannya, yaitu Shibuya Crossing. Pada jam-jam sibuk, bisa sampai ribuan orang sekaligus menyeberangi penyebarangan jalan yang berada di persimpangan lima ruas jalan tersebut.
 
Pemandangan ribuan orang menyeberang dari dan ke berbagai arah pada saat bersamaan merupakan daya tariknya. Tidak sedikit film Hollywood menampilkan pemandangan itu untuk menggambarkan Tokyo yang sibuk dan glamour. Di antaranya "Fast and Furious: Tokyo Drifting", "Lost in Translation" dan "Resident Evil: Afterlife and Retribution."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyebrangan Jalan Ini Destinasi Wisata lho
(Shibuya Crossing salah satu pemandangan untuk menggambarkan Tokyo yang sibuk. Beberapa film di antaranya "Fast and Furious: Tokyo Drifting", "Lost in Translation" dan "Resident Evil: Afterlife and Retribution" menggambarkan persimpangan yang terkenal ini. Foto: Dok. Luhur Hertanto)
 
Menjelang pelaksaan Olympiade 2020 Tokyo, sebuah gedung di salah satu ujung jalan membuka balkonnya menjadi tempat untuk menikmati pemandangan Shibuya Crossing. Harga tiket masuk per orang yang dikenakan adalah Yen600. 
 
Waktu terbaik adalah sore hingga malam hari, sebab pada saat itu lampu-lampu papan iklan sudah dinyalakan dan jumlah penyeberang Shibuya Crossing semakin padat.
 
Perlu diingat bahwa balkon ini terbuka alias tanpa atap. Maka sebaiknya naik ke balkon ini pada waktu cuaca cerah. Meski pemandangan Shibuya Crossing pada saat hujan sangat menarik, payung rupa-rupa warnanya yang saling silang. 
 
Balkon berukuran sekitar 5x5 meter ini juga bukan tempat ideal untuk selfie. Kita perlu membawa tangga atau minimal tongsis yang lumayan panjang agar pemandangan ribuan orang melintas Shibuya Crossing bisa masuk dalam foto. Tanpa itu, latar belakang foto adalah kerlap-kerlip neon sign.
 
Penyebrangan Jalan Ini Destinasi Wisata lho
(Hachiko adalah nama anjing yang setia menunggu kedatangan majikannya di Stasiun Shibuya. Anda bisa berfoto di patung anjing yang terkenal ini. Foto: Dok. Luhur Hertanto)

Patung Hachiko

Bila selfi hukumnya wajib sebagai barang bukti pernah ke Shibuya, maka ada Patung Hachiko yang fenomenal. Kita pasti akan menjumpainya bila berjalan kaki dari Stasiun Shibuya menuju Shibuya Crossing yang berjarak sekitar 200-an meter saja.
 
Hachiko adalah nama anjing yang setia menunggu kedatangan majikannya di Stasiun Shibuya. Sang majikan yang bernama Hidesaburo Ueno tidak kunjung datang sebab sudah meninggal dunia di rumah sakit. Jasad anjing yang mati pada 8 Maret 1935 ini dikubur di National Science Museum, Tokyo.
 
Patung Hachiko adalah landmark paling populer Shibuya. Banyak warga Tokyo menjadikan patung ini sebagai tempat bertemu. Terlebih lokasinya ditata serupa taman dengan pohon-pohon rindang dan bangku-bangku panjang yang nyaman.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif