Sebab, penelitian yang baru diterbitkan dalam Journal of Family Psychology menyebutkan, pria yang terlibat pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring memiliki seks yang lebih baik dengan pasangannya.
Tentu saja, hasil penelitian ini berbanding terbalik dengan studi Medical News Today tahun 2013 silam. Yang mana, hasil penelitian tersebut menganggap suami yang membantu pekerjaan rumah mempunyai kehidupan seks yang buruk dengan istrinya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Selain tidak bisa membuktikan hubungan jumlah pekerjaan rumah tangga yang dilakoni pria dengan fungsi seksualnya, studi tersebut juga dianggap tidak relevan.
"Iya, penelitian tersebut tidak cocok dengan apa yang saya temui di lapangan sebagai ahli terapis hubungan," ungkap profesor ekologi keluarga, Dr Matt Johnson.
Sedangkan untuk penelitian kali ini, para peneliti telah mengkaji data lebih dari 1300 pasangan. Setiap pasangan selalu ditanyai tentang berapa banyak pekerjaan rumah tangga yang dilakukan, apakah pekerjaan tersebut dibagi berimbang atau tidak.
Untuk menilai frekuensi seksual, para peneliti menunggu hingga satu tahun. Hasilnya luar biasa. Pasangan yang melakukan pekerjaan rumah tangga dengan 'adil' berimbas pada kepuasan seksual si pria.
"Dengan melakukan pekerjaan rumah tangga, pasangan jauh lebih pengertian dan intim. Tentu bikin kehidupan seks meningkat," imbuh Dr Matt.
Pria yang sering berkontribusi dalam pekerjaan rumah sudah pasti memiliki kehidupan seksual lebih sering, juga memuaskan dengan istrinya. Dan ini telah dilaporkan langsung dari setiap pasangan.
Perlu diketahui, pekerjaan rumah tangga tidak hanya meningkatkan kehidupan seks. Namun, studi terbaru juga mengklaim hanya dengan mencuci piring saja, sudah dapat membantu meredakan masalah stres. (Sumarni/Medical News Today)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(LOV)
