Berhenti bercinta menurunkan imun tubuh. (Foto:Prevention)
Berhenti bercinta menurunkan imun tubuh. (Foto:Prevention)

6 Hal yang Terjadi Jika Berhenti Bercinta

Rona seks
30 Juli 2015 14:27
medcom.id, Jakarta: Kegiatan bercinta memang banyak memiliki manfaat kesehatan bagi setiap pasangan suami istri. Maka dari itu, penting bagi Anda yang sudah berkeluarga untuk rutin melakukan aktivitas ranjang ini. Tapi, masih ada beberapa orang yang enggan untuk bercinta karena beberapa faktor. Entah itu karena sibuk bekerja, lelah, patah hati, trauma dan sebagainya.
 
Namun, Anda harus tahu, berhenti bercinta justru bisa membawa dampak buruk untuk kesehatan Anda. Berikut beberapa dampak buruk berhenti bercinta.
 
1. Anda akan merasa lebih cemas

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kegiatan seksual menurut peneliti Skotlandia, itu untuk membantu seseorang mengeluarkan apa yang mengganggunya. Mereka juga menyebutkan saat berhubungan seksual otak rilis Anda akan merasa lebih baik seperti endorfin dan oktosin sehingga membuat Anda merasa lebih nyaman. Namun, jika Anda berhenti bercinta, maka Anda akan kerap mengalami perasaan cemas berlebihan. Dan tentu saja, itu tidak baik untuk kesehatan mental Anda.
 
2. Untuk pria, hati-hati terkena kanker prostat
 
Orang-orang yang berhenti berhubungan seksual mungkin bisa kehilangan tunjangan prostat. Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada American Urological Association menemukan pria yang rutin bercinta mengalami penurunan 20 persen risiko terkena kanker prostat. Mengapa demikian? Itu karena sering ejakulasi dapat menghapus zat berbahaya dari prostat. Apabila tidak, maka pria akan cenderung berisiko terserang kanker prostat.
 
3. Rentan terhadap flu dan demam
 
Kurang bercinta dapat mengurangi ekspos terhadap kuman. Yang mana hal ini bisa mengurangi sistem kekebalan tubuh Anda. Para peneliti di Wilkes-Barre University di Pennsylvania menemukan orang yang melakukan bercinta sekali atau dua kali dalam seminggu akan meningkatkan 30 persen immunoglobulin A (IgA), dibandingkan dengan mereka yang jarang bercinta atau bahkan hampir tidak pernah sama sekali. IgA merupakan salah satu garis pertama pertahanan tubuh terhadap virus, yang penting untuk tubuh Anda.
 
4. Risiko terkena disfungsi ereksi akan naik
 
Pria yang jarang berhubungan seksual dua kali lebih mungkin untuk mengalami disfungsi ereksi, menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine. Hal ini karena penis merupakan otot. Jadi, sering bercinta dapat membuatnya bisa berereksi dan itu dapat menjadi salah satu latihan untuk tubuh Anda. Sehingga, apabila jarang digunakan maka bisa menyebabkan Anda kemungkinan mengalami disfungsi ereksi alias impoten.
 
5. Wanita akan lebih tertekan
 
Penelitian menyebutkan bahwa wanita akan merasa lebih tertekan jika tidak melakukan kegiatan intim tersebut. Alasannya karena beberapa senyawa yang ditemukan dalam air mani termasuk melatonin, serotonin, dan oksitosin dipercaya mampu meningkatkan suasana hati wanita. Makanya ini mengapa wanita dikatakan akan merasa lebih tertekan jika tidak bercinta.
 
6. Hubungan pernikahan akan renggang
 
Berhubungan seksual itu salah satu poin dari kebahagiaan, kedekatan dan keamanan pada setiap hubungan. Les Parrott, PhD, seorang psikolog mengatakan, tanpa bercinta, sebuah pernikahan bisa tak berakhir indah. "Iya hal ini karena akan menurunkan kadar oksitosi dan hormon ikatan lainnya. Karena kegiatan seksual adalah salah satu ekspresi keintiman pasangan." (Sumarni/ Prevention)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(LOV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif