Secara keseluruhan, seks tidak hanya membuat Anda lebih sehat dan bahagia tapi juga membantu Anda berumur panjang. Mengapa demikian?
1. Terhindar dari demensia
Semakin bertambah usia, sel otak semakin menurun. Biasanya, pada usia lanjut banyak orang yang mengalami masalah demensia atau masalah pada ingatan. Namun, menurut para ilmuwan dari Princeton University di Amerika Serikat, dengan bercinta secara teratur dapat menumbuhkan sel-sel otak baru. Dengan demikian Anda akan terhindar dari masalah demensia.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
2. Menyembuhkan rasa sakit
Ada studi yang menemukan bahwa hanya dengan orgasme saja, Anda sudah dapat meredakan rasa sakit dan nyeri yang diderita.
3. Redakan stres
Saat berhubungan seks dan mencapai orgasme, bagian dari otak perempuan yang memproses rasa takut, stres maupun depresi secara efektif akan ditutup. Seperti yang diketahui, stres punya peranan penting dalam mengembangkan beberapa penyakit mematikan.
4. Lebih bahagia
Hormon endorfin dilepaskan selama seks untuk mengobati depresi dan membersihkan pikiran. Tak hanya itu, hormon serotonin (hormon bahagia) juga dilepaskan pada waktu bersamaan ketika bercinta.
5. Tidur lebih baik
Insomnia dan gangguan tidur lainnya memainkan peran penting dalam masalah kesehatan. Ada penelitian yang menganggap seks adalah obat tidur yang paling mujarab. Biasanya, setelah bercinta, setiap pasangan akan jatuh tertidur akibat kelelahan.
6. Mata sehat
Seks mampu melemaskan otot dan meredakan leher dan bahu yang tegang. Ternyata tidak sampai di sini saja, seks juga dapat menarik otot mata Anda yang membuat mata lebih sehat.
7. Melindungi jantung
Studi di Universitas Queen di Belfast menemukan bahwa melakukan hubungan seks tiga kali seminggu bisa mengurangi separuh dari risiko serangan jantung atau stroke.
8. Tulang lebih kuat
Penelitian di Amerika Serikan menyatakan bahwa wanita menopause yang berhubungan seks setiap minggu memiliki tingkat estrogen yang lebih banyak. Hormon ini punya efek yang bagus untuk kesehatan tulang. Sebagai informasi, fase menopause selalu dikaitkan dengan penyakit osteoporosis.
9. Terhindar dari kanker prostat
Para peneliti di Nottingham University telah menemukan bahwa pria yang rutin bercinta pada usia 50 tahunan berisiko lebih rendah terkena kanker prostat. (Sumarni/Dailymail)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(LOV)
