Tidur tanpa celana menjaga kualitas sperma. (Foto:dailymail.co.uk)
Tidur tanpa celana menjaga kualitas sperma. (Foto:dailymail.co.uk)

Tidur Tanpa Celana Bisa Menjaga Kualitas Sperma

Rona seks
Torie Natalova • 29 Oktober 2015 15:28
medcom.id, New York: Mungkin banyak yang mendengar anggapan bahwa celana dapat mempengaruhi kualitas sperma pria. Kini, sebuah penelitian mendukung penuh anggapan tersebut.
 
Menurut penelitian terbaru, pria yang mengenakan celana atau boxer di siang hari dan tidak mengenakan apapun di malam hari secara signifikan memiliki tingkat yang lebih rendah dari kerusakan DNA di sperma mereka dibandingkan dengan mereka yang memakai celana ketat sepanjang hari.
 
"Di antara orang-orang yang inginkan kehamilan, jenis pakaian dalam yang dikenakan sepanjang hari dan saat tidur berhubungan dengan kualitas semen. Kualitas semen yang baik diamati pada laki-laki yang mengenakan celana boxer sepanjang hari dan melepaskannya saat tidur," kata Katherine Sapra dari US National Institute of Child Health and Human Development.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Studi ini dilakukan terhadap 500 pria selama setahun dengan memperhatikan pilihan pakaian dalam yang mereka kenakan dan kualitas sperma mereka.
 
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidur telanjang dan mengenakan boxer di siang hari mengalami fragmentasi DNA 25 persen lebih sedikit daripada mereka yang memilih untuk memakai pakaian ketat. Meski ukuran sampel dalam penelitian relatif kecil, tapi itu bisa membuktikan lebih lanjut bahwa pakaian bisa menimbulkan manfaat kesehatan yang cukup untuk kesuburan pria.
 
"Kami mengetahui dalam beberapa waktu bahwa pria yang meningkatkan suhu testis mereka, baik melalui paparan panas di tempat kerja atau dengan memakai pakaian yang ketat, memiliki kualitas semen yang sedikit dibandingkan dengan laki-laki yang memiliki testis yang dingin," kata Allan Pacey pakar kesuburan pria di Universitas Sheffield di Inggris.
 
Penelitian yang mendatang akan menawarkan wawasan yang lebih besar jika fokus pada mengukur efek dari pilihan pakaian pria.
 
Sementara itu, calon ayah atau laki-laki yang hanya ingin menjaga kesehatan sperma meeka tidak akan rugi jika menggunakan pakaian yang lebih fleksibel atau tidak ketat. Dengan memilih pakaian dalam yang longgar, mereka akan melindungi satu-satunya 'kekuatan' untuk berkembang biak. (science alert)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(LOV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif