Para ahli kesehatan menjelaskan, 10 persen pria mengalami impoten karena alasan tak terduga.
Ada banyak alasan yang menyebabkan pria tak bisa optimal dalam kegiatan bercinta. Salah satunya karena faktor psikologis, disfungsi ereksi.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Beberapa penyebab pria mengalami masalah ereksi sehingga menyebabkan impoten, sebagai berikut.
Trauma masa kecil
Ketika seorang pria mengalami pelecehan seksual semasa kecil, dia akan memiliki rasa takut bercinta ketika dewasa. Hal ini terjadi karena pelecahan yang dialami ketika kanak-kanak sehingga dia cenderung trauma dan enggan berhubungan seksual. Akibatnya, dia mengalami disfungsi ereksi.
Takut gagal
Hal ini dialami oleh pemula dalam kegiatan bercinta dan biasanya dialami oleh pasangan yang baru menikah. Mereka yang tidak tahu bagaimana untuk memulai, akan menderita takut gagal yang dapat memengaruhi organ genitalnya sehingga tidak bisa bereksi sempurna.
Perasaan bersalah
Rasa bersalah karena alasan apapun dapat membuat seorang pria sulit terangsang. Hal ini dapat terjadi terutama dalam hubungan perselingkuhan di mana pria merasa bersalah kepada pasangannya, sehingga saat berhubungan badan, si pria mengalami disfungsi ereksi.
Terlalu cemas
Kecemasan juga berpengaruh pada pria sehingga membuat pria cenderung lebih takut untuk memulai kegiatan intim. Hal ini tentu saja mengakibatkan alat genitalnya sulit berereksi.
Minder
Jika seorang pria gagal beberapa kali dalam urusan ranjang, dia akan mengalami kurang percaya diri. Hal ini tidak baik karena dapat memengaruhi kehidupan seksual ke depannya, bahkan selamanya.
Kurang menarik
Beberapa pria yang gagal ereksi saat di ranjang mungkin karena dirinya tidak tertarik dalam hubungan pernikahan. Mungkin saja ia terpaksa menikahi istrinya.
Depresi
Seseorang yang menderita depresi akan kehilangan minat dalam percintaan. Hal ini dapat menjadi salah satu penyebab disfungsi ereksi, sehingga sulit terangsang saat akan berhubungan intim. (Sumarni/Boldsky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ROS)
