Sesi terapi merupakan salah satu cara yang biasa dilakukan berkaitan dengan kesehatan mental seseorang.. (Ilustrasi/Pexels)
Sesi terapi merupakan salah satu cara yang biasa dilakukan berkaitan dengan kesehatan mental seseorang.. (Ilustrasi/Pexels)

Berapa Waktu yang Dibutuhkan dalam Satu Sesi Terapi Psikolog?

Rona psikologi
Raka Lestari • 15 Februari 2020 13:07
Jakarta: Sesi terapi merupakan salah satu cara yang biasa dilakukan berkaitan dengan kesehatan mental seseorang. Pada umumnya, setiap satu sesi terapi berlangsung sekitar 45 menit sampai 1 jam tergantung pada individu.
 
Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya mengapa durasi setiap sesi terapi hanya berlangsung sekitar 45 menit sampai 1 jam? Padahal mungkin banyak dari Anda yang justru butuh waktu lebih dari durasi tersebut. 
 
“Ada berbagai macam teori yang menjelaskan mengapa sesi terapi hanya sekitar 50 menit.
Sepertinya tidak ada persetujuan yang pasti secara umum mengenai waktu sesi untuk terapi kapan mulai diberlakukan, akan tetapi itu memang standar industri,” jelas Becky Stuempfig, seorang terapis pernikahan dan terapis keluarga di Encinitas, California. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ada banyak faktor logis yang menjelaskan mengapa sesi terapi hanya berkisar antara 45 menit sampai 1 jam, bahkan kurang dari satu jam. Dilansir dari Huffington Post, bagi klien waktu tersebut mungkin lebih memudahkan mereka untuk bisa bertemu terapis mereka di sela-sela istirahat makan siang.
 
Sedangkan untuk terapis sendiri, istirahat selama 10-15 menit dari satu sesi ke sesi berikutnya. Memberikan waktu bagi terapis untuk mencatat kemajuan-kemajuan pada klien mereka atau beristirahat sejenak sebelum menangani klien berikutnya. 
 
Secara psikologis, mungkin ada alasan mengapa rentang waktu tersebut paling banyak digunakan ketika sesi terapi. Sesi terapi yang terlalu lama justru bisa membuat seorang klien harus merasakan paparan emosi yang menyakitkan secara berlebihan. 
 
“Itu bisa menjadi pengalaman yang traumatis bagi klien, duduk dan merasakan pengalaman emosional mereka dalam waktu yang cukup lama, yang justru bisa membahayakan kondisi emosional mereka dan dapat menyebabkan klien tidak mau kembali melakukan terapi karena takut mengalami retraumatization,” kata Stuempfig.
 
Sesi terapi yang pada umumnya kurang dari satu jam berguna untuk menetapkan batasan antara klien dan terapis. Stuempfig mencatat bahwa durasi sekitar 45-50 menit memungkinkan terapis untuk bisa memberikan perspektif atau saran yang optimal dan tetap objektif tanpa terlalu tenggelam dalam kehidupan klien.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif