Asam folat adalah zat yang paling penting dikonsumsi pada masa sebelum kehamilan sampai trimester pertama kehamilan berakhir untuk meminimalkan risiko cacat janin dan membantu perkembangan sistem saraf pusat.
Tetapi pengujian pada hewan menunjukkan bahwa melanjutkan asupan suplemen yang mengandung asam folat dapat mengurangi perlindungan alami dari alergi yang dialami beberapa bayi sebagai akibat komplikasi umum pada sekitar 10 persen kehamilan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Mengonsumsi suplemen asam folat selama trimester pertama kehamilan sangat penting untuk mengurangi risiko cacat tabung saraf," jelas Dr Kathy Gatford, dari Uni's Robinson Research Institute, dilansir dari News.com.
"Namun, mengonsumsi suplemen dengan kandungan asam folat sampai tahap akhir kehamilan tidak mengurangi risiko itu, dan ada semakin banyak bukti bahwa ini dapat meningkatkan risiko alergi pada bayi yang akan dilahirkan," tambah dia.
Tabung saraf berkembang di dalam otak dan sumsum tulang belakang. Negara Australia merekomendasikan suplemen harian asam folat, sejenis vitamin B, setidaknya satu bulan sebelum dan tiga bulan setelah pembuahan dan sebaiknya dikonsumsi tidak melebihi trimester pertama.
Tim riset Dr Gatford telah menemukan bahwa domba yang lahir dari kehamilan yang dibatasi penggunaan asam folat cenderung tidak rentan terhadap alergi telur. Sedangkan pada domba yang lahir dari kehamilan yang diberikan asam folat sampai akhir kehamilan kehilangan manfaat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
