Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Studi Ungkap Keuntungan Lain usai Berhenti Merokok

Rona tips berhenti merokok
Raka Lestari • 05 Februari 2020 12:33
Jakarta: Paru-paru Anda memiliki kemampuan 'ajaib' untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Berdasarkan penelitian terbaru, Anda bisa menghentikan kebiasaan buruk itu.
 
Dilansir BBC, berdasarkan penemuan yang diterbitkan dalam jurnal Nature menemukan bahwa, beberapa sel yang lolos dari kerusakan ketika seseorang melakukan kebiasaan merokok dapat memperbaiki sendiri paru-parunya. Efeknya telah terlihat bahkan pada pasien yang merokok satu bungkus sehari selama 40 tahun sebelum akhirnya berhenti.
 
Ribuan bahan kimia dalam asap tembakau merusak dan mengubah DNA di dalam sel paru-paru, yang secara perlahan mengubahnya dari sel sehat menjadi sel kanker. Sebagian besar sel yang diambil dari saluran udara perokok telah dimutasi oleh tembakau dari rokok, dengan jumlah sel yang berubah mencapai 10.000 perubahan genetik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini dapat dianggap sebagai bom waktu mini, menunggu serangan berikutnya yang menyebabkan mereka berkembang menjadi kanker. Akan tetapi, sebagian kecil sel tidak mengalami mutasi," kata Dr Kate Gowers, salah satu peneliti di UCL.
 
Mengapa sel-sel tersebut bisa selamat dari perubahan genetik? Para peneliti belum memahaminya secara jelas, namun para peneliti menganggap kemungkinan itu disebabkan karena sel-sel yang selamat tersebut 'bersembunyi' dalam suatu tempat. Sehingga lolos dari mutasi.
 
Pada orang yang berhenti merokok, hampir sebanyak 40 persen dari sel mereka tampak sama seperti orang yang tidak pernah merokok.
 
"Kami sama sekali tidak siap untuk penemuan itu," kata Dr Peter Campbell, dari Sanger Institute, kepada BBC News.
 
"Ada populasi sel yang, agaknya, secara ajaib mengisi kembali lapisan saluran udara. Salah satu hal yang luar biasa adalah pasien yang telah berhenti, bahkan setelah 40 tahun merokok, memiliki regenerasi sel yang seakan-akan tidak pernah terpapar tembakau dari rokok sama sekali," lanjutnya.
 
Para peneliti masih perlu menilai berapa banyak paru-paru yang diperbaiki. Studi ini berfokus pada saluran udara utama dibandingkan alveoli, yaitu bagian di mana oksigen dari udara yang kita hirup masuk ke dalam paru-paru.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif